Breaking News:

Berita Bekasi

Pj Bupati Bekasi Sebut 21 Kecamatan di Wilayahnya Masih Tinggi Penyebaran Kasus Aktif Covid-19

Dipindahkannya pasien isoman diharapkan bisa mengantisipasi jumlah kenaikan kasus temuan baru.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pj Bupati Bekasi Dami Ramdan berencana memindahkan semua pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) ke tempat isolasi terpusat (isoter) yang telah disediakan Pemkab Bekasi. (FOTO ILUSTRASI) 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG --- Pj Bupati Bekasi Dami Ramdan berencana memindahkan semua pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) ke tempat isolasi terpusat (isoter) yang telah disediakan Pemkab Bekasi.

Hal itu dilakukan seiring dengan semakin menurunya kasus aktif Covid-19.

Dipindahkannya pasien isoman diharapkan bisa mengantisipasi jumlah kenaikan kasus temuan baru.

"Update per 6 September 2021, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi sebanyak 305 orang. Dari jumlah itu, 77 orang dirawat di rumah sakit dan 228 orang menjalani isolasi mandiri dan terpusat," ungkap Ramdan saat dikonfirmasi, Selasa (7/9/2021).

Ramdan ingin agar pasien yang tinggal sedikit tersebut dirawat secara intesif di beberapa fasilitas isoter sehingga bisa mengantisipasi penyebaran klaster keluarga.

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Kabupaten Bekasi Berencana Memindahkan Semua Pasien Isoman ke Tempat Isoter

Baca juga: Kegiatan Vaksinasi di Kabupaten Bekasi Tinggi Hingga Diganjar Meningkatnya Alokasi Vaksin Covid-19

"Kasus aktif tadi memang kebanyakan masih di isoman, harapan saya kalau bisa ini mereka masuk ke isoter, jangan lagi isoman. Karena yang isoman ini sekarang hanya 20 orang, padahal kita sudah siapkan dua hotel," katanya.

Sedangkan sebaran kasus aktif, masih terdapat di 21 kecamatan dengan jumlah tertinggi di Kecamatan Tambun Selatan sebanyak 70 kasus, Cibitung 30 kasis Setu 28 kasus, Babelan 24 kasus.

Kemudian, Cikarang Barat 20 kasis, Cikarang Selatan 19 kasus, Cikarang Utara 17 kasus, Cikarang Timur 16 kasus, Tambun Utara 16 kasus.

Kemudian Cibarusah 15 kasus, Serang Baru 15 kasus, Cikarang Pusat 8 kasus, Sukatani 5 kasus, Karangbahagia 4 kasus, Kedungwaringin 4 kasus, Sukakarya 4 kasus, Sukawangi 3 kasus, Muaragembong, Pebayuran dan Tarumajaya 2 kasus, Cabangbungin 1 kasus.

Adapun dua kecamatan yang nihil kasus aktif Covid-19 adalah Kecamatan Bojongmangu dan Kecamatan Tambelang. 

Baca Berita Selengkapnya di TribunBekasi.com Berjudul : Penyebaran Kasus Aktif Covid-19 di 21 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Masih Tinggi, Mana Saja?, 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved