Sabtu, 11 April 2026

Kabar Jakarta

Penumpang TransJakarta Mulai Mengalami Kenaikan Sejak PPKM

TransJakarta membatasi jumlah penumpang di dalam bus dan Mikro Trans atau angkutan umum berstiker Jak Lingko selama pandemi Covid-19.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: LilisSetyaningsih
Warta Kota/Miftahul Munir
Direktur Operasional TransJakarta Prasetya Budi tengah saat berada Padepokan Pencak Silat Selasa (7/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPAYUNG - TransJakarta membatasi jumlah penumpang di dalam bus dan Mikro Trans atau angkutan umum berstiker Jak Lingko selama pandemi Covid-19.

Direktur Operasional TransJakarta Prasetya Budi memastikan jumlah penumpang bus dan angkutan umum hanya 50 persen.

Misalnya, kendaraan mikro Trans Jak Lingko yang total kapasitasnya mampu mengangkut penumpang 11 orang, kini hanya lima orang.

Kemudian, untuk bus single itu hanya jika normal bisa mengangkut penumpang sebanyak 60.

"Saat ini bus single hanya boleh ngangkut penumpang 30 orang," jelas dia di Padepokan Pencak Silat, Selasa (7/9/2021).

Kemudian untuk bus yang seperti kopaja atau medium bus dapat mengangkut 30 penumpang dan kini hanya boleh 15 penumpang.

Selanjutnya, untuk bus gandeng yang normalnya dapat diisi 120 penumpang kini hanya boleh angkut 60 penumpang.

"Kita tetap konsisten menjaga kapasitas, jangan sampai angkutan umum jadi kluster Covid-19," ucap dia.

Sementara untuk jumlah penumpang bus TransJakarta terjadi peningkatan walau belum signifikan.

Karena setiap hari jumlah penumpang terus mengalami kenaikan sebesar 200.

"Kenaikannya masih lambat ya tidak seperti sebelum PPKM darurat, tidak begitu siginifikan," katanya.

Menurut dia, kenaikan jumlah penumpang TransJakarta ini lambat karena masyarakat masih berhati-hati menggunalan angkutan umum.

Padahal kata dia, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada penumpang.

Bahkan jarak antar bus itu kini sudah tidak diatur lagi agar tidak terjadi penumpukan penumpang di halte.

"Jadi jaral antar bus itu selama pandemi Covid-19 kita abaikan dulu, jangan ada penumpulan di halte, yang penting masyarakat terlayani dan prokesnya terjaga," ujarnya.(m26)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved