Gara-gara Komentar Bernada Ancaman di TikTok, Wanita Asal Tomohon Terancam 6 Tahun Penjara

Seorang wanita asal Tomohon, Sulawesi Utara berinisial SW terancam penjara enam tahun hanya gara-gara koemntar bernada ancaman di TikTok.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota
Wanita asal Tomohon (kiri) SW ditangkap polisi karena komentar ancaman di Tiktok, Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Selasa (7/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang wanita asal Tomohon, Sulawesi Utara berinisial SW diringkus polisi karena berkomentar aneh di Tiktok.

Wanita berambut pirang itu ditangkap dengan tuduhan pengancaman di Tiktok. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan peristiwa itu terjadi 19 April 2021 lalu. 

Baca juga: TikTok Sudah Kuasai Pasar Sosmed, Begini Strategi Optimalkan Brand Awareness untuk Hasilkan Cuan

SW dilaporkan oleh S atas ancaman melalui media elektronik. 

Awalnya S mengunggah konten di Tiktok pribadinya. Tak terima dengan unggahan S kemudian SW berkomentar negatif yang mengarah dengan pengancaman. 

"Pelaku benci dengan postingan pelapor sehingga timbul satu perkataan kurang etis dan berujung pidana," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Selasa (7/9/2021). 

Baca juga: Viral TikTok Pria Tua Dorong Motor Kehabisan Bensin, Cuma Punya 11 Ribu Begini Ceritanya

Baik S dan SW kata Yusri tak ada hubungan.

Namun unggahan SW dianggap telah mengancam S sehingga kasus itu dilaporkan ke kepolisian. 

Saat diperiksa polisi, dalam penyelidikan unggahan SW dianggap bernada ancaman. 

Baca juga: Pandemi Covid-19 Tak Halangi Siswa Rayakan HUT ke-76 RI, Tiktok Jadi Pilihan

"Hasil penyidikan unggahan terlapor masuk ke unsur-unsur persangkaan Pasal 29 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) jo. Pasal 45B UU 19/2016, tentang pengancaman lewat media elektronik," jelas Yusri. 

Sehingga SW terancam kurangan enam tahun penjara akibat komentarnya di Tiktok.

Namun kata Yusri, pihaknya akan upayakan restorative justice bagi tersangka SW dan korban S. 

Baca juga: VIDEO TikTok Viral, Selama 28 Tahun Suami Antar Jemput Istri Pakai Sepeda, Berikut Kisah Lengkapnya

"Kami upayakan lagi maksimal untuk mediasi melakukan pertemuan agar kami bisa kedepankan upaya restorative justice," bebernya. 

Yusri berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat ketika bermain media sosial.(Des)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved