Breaking News:

Mental Baja Orang Pariaman di Senen, Tekad Baja Bangun Usaha, Modal Rp 4.000 Rugi Rp 30 Miliar

Effendi Koto mengaku pernah membuka usaha bermodalkan uang Rp 4.000 dan menelan kerugian hingga Rp 30 miliar.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lucky Oktaviano
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Pemilik CV Harapan Perdana, Effendi Koto saat ditemui di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (25/8/2021), dalam program acara "Ngelapak Bareng Bang Ir". 

WARTAKOTALIVE.COM, SENEN - Butuh mental baja dalam menjalankan bisnis atribut partai di Jakarta.

Pemilik CV Harapan Perdana, Effendi Koto mengaku pernah membuka usaha bermodalkan uang Rp 4.000 dan menelan kerugian hingga Rp 30 miliar.

Kisah itu diceritakan Effendi dalam acara "Ngelapak Bareng Bang Ir" yang tayang di Youtube Warta Kota Production.

Effendi menyebut ia tiba di Jakarta tahun 1993. Uangnya tersisa Rp 4.000.

"Ketika itu uang segitu senilai dengan tiga bungkus nasi padang," kata Effendi kepada Warta Kota di Toko CV Harapan Perdana, Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (25/8/2021).

Awalnya Effendi bekerja di tempat percetakan atribut partai milik keluarga satu kampungnya yang berasal dari Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Selama bekerja sebagai buruh atribut partai, kehidupan Effendi serbakekurangan.

Kehidupannya saat itu bisa dibilang seperti gembel karena kerap tidur di pasar dan makan satu kali sehari.

Kemudian, setelah memiliki ilmu yang cukup, ia memberanikan diri membuka usaha percetakan sendiri.

Effendi mencoba peruntungan pada tahun 1999 dengan membuka CV Harapan Perdana di Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved