Polisi Harus Usut Penanggung Jawab Keamanan Data Aplikasi Pedulilindungi
Polisi Harus Usut Penanggung Jawab Keamanan Data Aplikasi Pedulilindungi. Simak selengkapnya dalam berita ini.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polisi hendaknya mengusut tuntas bobolnya aplikasi Pedulilindungi milik Kementerian kesehatan.
Setelah menangkap dua orang tersangka pembobol, polisi harus mampu mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas keamanan data di aplikasi tersebut.
“Harus dikejar sampai tingkat penanggung jawab atas keamanan data di aplikasi Pedulilindungi,” kata mantan Kepala Sekretariat Direktorat Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN ) Jokowi, Jay Octa, di Jakarta, Sabtu (4/9).
Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya meringkus dua orang tersangka berinisial HH dan FH yang menjual sertifikat vaksinasi palsu di aplikasi Pedulilindungi.
Baca juga: Tretan Muslim Yakin Coki Pardede Bisa Sembuh dari Ketergantungan Narkoba Setelah Ditangkap Polisi
Modus operandinya, mereka membobol sistem aplikasi tersebut dan memasukan data pemesan sertifikat vaksinasi palsu.
Menurut Kapolda Metro Jaya, Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran, salah seorang tersangka, HH, bekerja sebagai staf tata usaha di Kelurahan Muara Karang, Jakarta Utara. “Dia punya akses ke aplikasi tersebut," katanya, Jumat (3/9)
Jay mempertanyakan soal lemahnya sistem keamanan di aplikasi Pedulilindingi sehingga gampang dibobol. Padahal, menurut dia, sitem keamanan di apliksi tersebut seharusnya sangat mumpuni.
Baca juga: Rahmat Effendi Kawal Program Vaksinasi di 560 Titik Kota Bekasi untuk Capai Herd Immunity
“Karena ini bukan hanya soal pemalsuan sertifikat vaknisasi saja. Tetapi juga menyangkut keamanan data pribadi para pengguna aplikasi Pedulilindungi,” ujarnya.
Karenya Jay meminta aparat kepolisian melanjutkan penangkapan para tersangka pembobol sistem aplikasi Pedulilindungi dan para tersangka pemesan sertifikat vaksinasi palsu dengan “mengejar” penanggung jawab keamanan apiliaksi tersebut.
“Jadi nanti publik akan tahu pihak -pihak yang bertanggung jawab atas lemahya syitem keamanan di aplikasi itu,” ujar Jay.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aplikasi-pedulilindungi.jpg)