Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Wagub DKI Ahmad Riza Patria Ingatkan Warga untuk Tidak Mencari Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Palsu

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menegaskan warga agar tidak mencoba menyiasati vaksinasi dengan mencari sertifikat vaksin Covid palsu.

Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menegaskan warga agar tidak mencoba menyiasati vaksinasi dengan mencari sertifikat vaksinasi Covid-19 palsu.

Diketahui, bahwa ada karyawan Kelurahan Kapuk Muara yang menjadi pemalsu sertifikat vaksinasi Covid-19 dan mampu mengkoneksikan ke dalam data PeduliLindungi.

Ariza mengimbau, lebih baik warga menjalani vaksinasi sesungguhnya demi mendapatkan kekebalan tubuh yang baik.

"Saya berpesan kepada warga Jakarta yang belum vaksin, segera vaksin. Dan yang belum vaksin, jangan coba-coba menyiasati atau mencari sertifikat palsu. Karena pasti ketahuan, jadi jangan coba-coba, karena bisa berakibat fatal," kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ariza berujar bahwa kejahatan seperti itu pasti akan terlacak dan diciduk oleh pihak kepolisian.

Lantaran, saat ini seluruh pihak tengah berjibaku menanggulangi Covid-19 termasuk melakukan pengamanan tindak kejahatan yang berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga: Ahmad Riza Patria Pastikan Hak Interpelasi Terkait Formula E Tak Ganggu Kinerja Pemprov DKI

Baca juga: Akibat Tidak Dapat Izin Orangtua Sebanyak 15 Persen Anak di Jakarta Belum Lakukan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Sebanyak 40 Persen Target Vaksinasi Covid-19 Pemprov DKI Jakarta adalah Warga yang Tak ber-KTP DKI

Kendati demikian, ia pun meminta warga untuk tidak lagi memesan atau membuat sertifikat palsu.

Terlebih Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan banyak lokasi-lokasi vaksin dan juga banyak yang disediakan oleh pihak swasta.

"Ini bukan contoh yang baik, mohon agar jangan ditiru. Sekarang pelaku sudah ditangkap, biar diproses secara hukum yang berlaku," tutupnya.

Senilai Rp 350.000 Hingga Rp 500.000

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved