Breaking News:

Maucash Gandeng Batumbu Bidik Target Rp 100 Miliar Untuk Penyaluran Dana UMKM

Maucash dan Batumbu, dua perusahaan financial technology terkemuka bekerjasama untuk menyalurkan pinjaman produktif bagi UMKM sebesar Rp 100 miliar.

istimewa
Penandatanganan kerja sama Batumbu dan Maucash yang dilakukan oleh CEO Batumbu Jenny Wiriyanto (kedua dari kiri) dan CEO Maucash Rina Apriana (kedua dari kanan), Jumat (03/06/2021) di Kantor Batumbu, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan Penandatanganan itu disaksikan Direktur Batumbu Reza Perazi Armadi dan Direktur Maucash Freddy Lee. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Maucash bersinergi dengan PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) untuk menyalurkan pembiayaan bagi para pelaku bisnis di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan modal usaha dan pengembangan bisnis.

Batumbu dan Maucash merupakan fintech P2P lending yang telah secara resmi memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kerjasama ini membidik target penyaluran dana UMKM sebesar Rp 100 miliar.

Baca juga: Melalui Google, OJK Menambah Syarat Kelayakan Pinjaman Online, Apa Saja? Simak Penjelasan Lengkapnya

Melalui program kolaborasi ini, Maucash akan menyalurkan pembiayaan kepada pelaku UMKM dengan skema berbasis Supply Chain Financing atas tagihan pembelian barang (invoice financing) dari para pelaku UMKM yang menggunakan digital platform milik Batumbu untuk mengajukan pembiayaannya.         

“Batumbu telah membuktikan memiliki manajemen risiko yang baik  dengan tingkat keberhasilan (TKB) di angka 100%. Melalui program ini, Batumbu dan Maucash mendukung program pemerintah untuk meningkatkan potensi UMKM agar terus berkembang secara berkelanjutan, sehingga menghasilkan solusi finansial bagi para pelaku usaha. Dengan demikian, UMKM yang menjadi pondasi utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia dapat tetap bertahan dan berlangsung di tengah kebangkitan ekonomi Indonesia dari keterpurukan pandemi Covid-19 saat ini,” papar CEO AWDA Rina Apriana, Jumat (3/9/2021) dalam keterangan tertulisnya.

Sejak Juni hingga Agustus 2021, Batumbu dan Maucash telah menghasilkan pembiayaan mencapai total Rp 4 miliar.

Berkat program sinergi ini, Maucash dan Batumbu berhasil membantu para pelaku UMKM dalam menjaga arus kas sehingga bisnis dapat terus berkembang. 

Baca juga: Foto : Pernyataan Bersama Pemberantasan Pinjaman Online Ilegal.

Harapan kedepannya, Maucash dan Batumbu dapat menyalurkan pinjaman produktif senilai total Rp 100 miliar hingga akhir tahun 2021 ini.

“Maucash berkomitmen aktif mendukung peningkatan literasi keuangan dalam bentuk pinjaman baik multiguna maupun produktif dan memberikan produk serta layanan terbaik bagi masyarakat. Kolaborasi Maucash dan Batumbu diharapkan dapat melayani masyarakat luas dan memperkuat perekonomian digital yang sedang berkembang di Indonesia,” tutur Rina.

Senada dengan itu, Batumbu tidak berhenti hanya pada penyaluran pembiayaan saja namun juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan sisi edukasi, informasi, literasi dan inklusi keuangan.

Melalui pemberdayaan komunitas dalam pendekatan rantai pasok dari hulu ke hilir, Batumbu percaya dapat terciptanya sebuah ekosistem yang berkesinambungan dalam membuka peluang akses penyaluran pembiayaan yang lebih luas dan mudah bagi sektor UMKM di Indonesia.

“Dengan terjalinnya kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sharing ekonomi melalui sinergi dan kolaborasi yang saling melengkapi antara pelaku industri keuangan, dan aplikasi pendukung sehingga pembiayaan untuk UMKM menjadi lebih mudah cepat dan tepat serta inklusi keuangan juga dapat berkembang lebih baik,” kata Jenny Wiriyanto, CEO Batumbu.

Baca juga: Berdayakan Pelaku UMKM Perempuan, Lagi Visa Indonesia Luncurkan Program Literasi Keuangan

Maucash, aplikasi pinjaman online dari PT Astra Welab Digital Arta (AWDA) merupakan layanan pinjam meminjam uang berbasis Teknologi Informasi. 

Keunggulan dari Maucash adalah proses pengajuan pinjamannya 100% online, dokumennya mudah & pencairannya cepat, pilihan produk dan pembayaran yang fleksibel, dan merupakan platform yang terpercaya, karena didukung oleh Astra & WeLab.

Sementara Batumbu merupakan perusahaan Peer-To-Peer (P2P) Lending yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak April 2019.

Baca juga: Bantu UMKM Hadapi Pandemi, Vespa Listrik Billionaire’s Project x Elders Company Terjual Rp 100 Juta

Batumbu memediasi kemudahan akses layanan keuangan melalui pertemuan Penyedia Dana dan Wira UMKM yang membutuhkan pembiayaan dalam sebuah platform digital.

Didukung oleh pemegang saham ternama seperti Validus Investment Holdings Pte, Ltd (VIH) yang juga pemegang saham dari Validus Capital, PTE Ltd yang merupakan P2P Lending di Singapura untuk segmen UMKM.

Selain itu, Batumbu juga didukung oleh PT Triputra Investindo Arya yang merupakan perusahaan holding dari Triputra Group. (*)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved