Virus Corona

DESAK Transjakarta Selesaikan Vaksinasi di Kalangan Karyawan, Legislator DKI: Baru 60 Persen

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Eneng Malianasari mengatakan, PT Transjakarta baru melakukan vaksinasi bagi 60 persen karyawannya.

Warta Kota
Eneng Malianasari mengatakan, PT Transjakarta baru melakukan vaksinasi bagi 60 persen karyawannya. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Legislator DKI Jakarta mendesak PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk menyelesaikan vaksinasi Covid-19 di kalangan karyawan.

Pasalnya, vaksinasi Covid-19 sangat diperlukan sebagai upaya melindungi karyawan dari tingkat keparahan bila terpapar Covid-19.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Eneng Malianasari mengatakan, PT Transjakarta baru melakukan vaksinasi bagi 60 persen karyawannya.

Hal itu terungkap saat Komisi B menggelar rapat bersama dengan Transjakarta beberapa waktu lalu.

“Bagaimana bisa menuntut seluruh penumpang sudah wajib vaksin, tapi sebaliknya pekerja yang bertugas justru belum terlindungi vaksin? Seharusnya pelayan publik menjadi contoh dan kalau bisa mendekati 100 persen tervaksin,” ujar Eneng pada Rabu (1/9/2021).

Eneng mengatakan, kebijakan wajib vaksinasi di sektor transportasi massal telah tercantum dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 974 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19 yang ditetapkan pada 10 Agustus lalu.

Baca juga: Tak Perlu Lagi STRP, Penumpang Transjakarta Kini Diwajibkan Tunjukkan Bukti Vaksin Covid-19

Baca juga: PT Transjakarta Selidiki Peristiwa Pencopetan di Bus Transjakarta, Korban Sudah Lapor Polisi

Dalam regulasi itu tertulis syarat vaksinasi ditujukan kepada pengendara, petugas, dan pengguna.

“Jadi tidak ada lagi alasan petugas Transjakarta yang belum divaksin,” kata Eneng.

Menurutnya, vaksinasi petugas Transjakarta sangat penting karena mereka kontak langsung dengan kerumunan penumpang di halte dan bus.

Karena itu mereka memiliki risiko tinggi untuk tertular dan menulari virus.

Baca juga: Bantah 20 Lebih Karyawannya Meninggal dan Langgar PPKM, Dirut Transjakarta: Datanya dari Mana?

Eneng juga meminta Transjakarta mencontoh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang mewajibkan seluruh pegawai disuntik vaksin, sehingga tingkat vaksinasi mencapai 98 persen.

Bahkan, PT KCI juga mengupayakan vaksinasi bagi anggota keluarga pegawainya.

“Pegawai BUMD merupakan salah satu pekerja pelayanan publik yang paling awal mendapatkan vaksin sejak lima bulan yang lalu. Seharusnya direksi Transjakarta memastikan seluruh pegawainya telah menjalani vaksinasi, sehingga penumpang merasa aman menggunakan transportasi massal,” jelas Eneng.

Belum lagi Pemprov DKI juga mulai memberlakukan aturan ganjil-genap dan juga terdapat kegiatan uji coba sekolah tatap muka.

Baca juga: Panitia Pelaksanaan SKD CPNS Kota Depok Siapkan Dua Lokasi Ujian, Berikut Lokasinya

Aturan ganjil-genap membuat masyarakat berbondong-bondong pindah ke transportasi umum, sehingga jumlah penumpang meningkat dan berdesakan di dalam bus.

“Jangan sampai kendaraan pribadi dibatasi, tapi bus Transjakarta malah menjadi cluster penyebaran virus karena petugasnya tidak divaksin,” katanya. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved