Breaking News:

Ganjil Genap

Berlakukan Tilang Pelanggaran Ganjil Genap di DKI, Dirlantas Polda Metro: Ada Dua Cara Penindakkan

Yaitu menggunakan pelanggaran e-TLE (electronic traffic law enforcment) dan menggunakan tilang secara manual.

Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, untuk penindakan hukum dalam aturan ganjil-genap dilakukan dengan dua cara. (FOTO ILUSTRASI) 

WARTAKOTALIVE.COM --- Mulai Rabu (1/9/2021) hingga enam hari kedepan, pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan sanksi tilang kebijakan ganjil genap di DKI Jakarta.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, untuk penindakan hukum dalam aturan ganjil-genap dilakukan dengan dua cara.

Yaitu menggunakan pelanggaran e-TLE (electronic traffic law enforcment) dan menggunakan tilang secara manual.

“Dilakukan dengan cara tilang manual dan e-TLE. Kita siapkan petugas di mulut-mulut masuk tiga ruas jalan yakni, Jalan Sudirman, Jalan Thamrin dan Jalan HR. Rasuna Said. Nanti ada titik-titik itu anggota yang kemudian ditilang secara manual,” jelas Sambodo, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Ingin Perpanjang SIM Lewat Mobil SIM Keliling di Bekasi, Berikut Jadwal dan Lokasi Selama September

Baca juga: Suami Bunuh Mantan Istri di Karawang Dipicu Tiga Hal Ini Hingga Tersulut Emosi, Begini Pengakuannya

Sambodo mengimbau, aturan ganjil-genap berlaku bagi semua kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas yang berpelat hitam.

Ia mengingatkan, pengecualian hanya berlaku bagi kendaraan berpelat dinas baik itu TNI, Polri, MPR, DPR dan pelat dinas lainnya diperbolehkan untuk melintas.

“Aturannya selama dia menggunakan pelat hitam mau RF mau atau apapun tetap akan kena aturan ganjil genap. Kalau melakukan pelanggaran, akan tetap kita tindak dengan tilang. Pengecualian hanya berlaku bagi kendaraan berpelat dinas,” ujarnya.

Baca juga: Mural Kritik Pemerintah di Karawang Diduga Dihapus Malam Hari, Begini Penjelasan Kasatpol PP

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mulai memberlakukan sanksi tilang bagi pelanggar kebijakan ganjil genap pada 1-6 September 2021.

Dengan begitu, sanksi yang semulanya hanya berupa imbauan dan putar balik, kini akan ada tilang sebesar Rp 500 ribu bagi pelanggar.

Tilang itu berlaku bagi semua pengendara yang kendaraannya tidak sesuai tanggal yang berlaku saat hari itu. 

Baca Berita Selengkapnya di TribunBekasi.com Berjudul : Ditlantas Polda Metro Jaya Pakai Dua Cara Tilang Pelanggaran Ganjil Genap di Tiga Ruas Jalan di DKI, 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved