Breaking News:

Sekolah Tatap Muka

Wagub DKI Riza Patria: 1.500 Sekolah di Jakarta Bakal Laksanakan PTM Bulan Depan

Kini ada 610 sekolah dari jenjang PAUD sampai SMA/SMK yang mengikuti PTM di sekolah dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Senin (30/8/2021) mengatakan, Januari 2022 semua sekolah bisa mengikuti PTM. Foto dok: Wagub Ahmad Riza Patria saat di Kelurahan Rawasari, Jakarta Pusat, Minggu (29/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM di Ibu Kota bakal digelar secara bertahap.

Kini ada 610 sekolah dari jenjang PAUD sampai SMA/SMK yang mengikuti PTM di sekolah dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Nanti September mudah-mudahan bisa 1.500 sekolah lagi, jadi nanti Januari 2022 semua sekolah bisa mengikuti (PTM),” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Senin (30/8/2021).

Video: Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Belum Vaksinasi Tidak Bisa Ikut PTM

Ariza mengatakan, sejauh ini pelaksanaan PTM di 610 sekolah berjalan baik. Pemerintah DKI belum mendapat laporan adanya pelanggaran prokes pencegahan Covid-19 selama PTM berlangsung di sekolah.

“Ada 610 sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA yang ikut dengan ketentuan dan diatur mulai dari jam 07.00 sampai 11.00. Tentu dengan melaksanakan prokes dan kapasitas 50 persen, mudah-mudahan anak-anak kita bisa mengikuti pendidikan dengan baik,” ujar Ariza.

Guna memberi perlindungan bagi pelajar di sekolah, pemerintah mewajibkan para pendidik atau staf di sekolah untuk divaksin.

Baca juga: Disdik Kota Depok Cek Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Sebelum Gelar PTM Oktober Ini

Baca juga: Camat Ciracas Ancam Cabut Izin PTM Jika Melanggar Prokes Selama Pembelajaran Tatap Muka

Pemerintah juga mengimbau kepada orangtua untuk mengizinkan anaknya divaksinasi Covid-19 sebagai ikhtiar melindungi diri dari paparan Covid-19.

“Vaksin sudah 9,6 juta dosis satu dan dosis kedua 5 juta, sehingga total dosis satu dan dosis dua mencapai 15.137.148 dosis. Mudah-mudahan vaksin ini bisa terus turunkan rantai penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Berdasarkan catatannya, kasus Covid-19 di Jakarta turus melandai. Hingga Minggu (29/8/2021) jumlah kasus konfirmasi secara total mencapai 849.843 orang.

Angka itu terdiri dari kasus aktif 7.753 orang, orang yang sembuh 828.838 orang dan orang yang meninggal dunia 13.252 orang.

Baca juga: Usai Pulang Sekolah di PTM Hari Pertama, Para Murid Dipantau Lewat Grup WhatsApp

“Alhamdulillah terjadi penurunan Covid-19 yah, untuk (keterisian) tempat tidur 17 persen dan ICU 34 persen (total tempat tidur yang disediakan mencapai 11.000 unit),” katanya. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved