Breaking News:

Pandemi Virus Corona

Sri Mulyani Khawatir Kawasan Puncak Macet di Akhir Pekan saat Pandemi Virus Corona Belum Beres

Menteri Keuangan Sri Mulyani tak nyaman saat tahu kawasan Puncak ramai dan macet. Karena hal itu bisa berdampak negatif bagi kasus Covid-19.

Editor: Valentino Verry
Kompas TV
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku resah saat tahu kawasan Puncak macet di akhir pekan. Karena saat ini kasus Covid-19 belum beres. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan menyatakan, kasus baru Covid-19 di Indonesia kelihatan sudah mengalami penurunan hingga di bawah 10.000 per hari. 

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku resah dengan munculnya beberapa kemacetan di kawasan wisata dan rekreasi. 

"Presiden mengingatkan ini tidak untuk kemudian lengah. Kemarin hari Sabtu dan Minggu, katanya di (kawasan) Puncak terjadi kemacetan total dan lain-lain, kita khawatir," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Orang Tua Murid SMPN 2 Kota Bekasi Sebut Tumbuh Kembang Anak Terganggu selama PJJ

Karena itu, dia berharap agar masyarakat tetap bisa menjaga protokol kesehatan yakni diantaranya menggunakan masker dan menjaga jarak. 

Sementara untuk vaksinasi, jika belum, Sri Mulyani meminta agar segera melakukannya demi melindungi diri sendiri dan orang lain. 

"Pemerintah saat ini akan meningkatkan angka vaksinasi mencapai 2 juta per hari. Pasokan vaksin sudah kita dapatkan relatif cukup banyak," katanya. 

Eks direktur pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, berakhirnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 hingga 4 juga bergantung terhadap penurunan kasus Covid-19. 

"Mobilitas kita turun 17 persen, kalau Covid-19 merebak, itu dampaknya sangat dalam (terhadap ekonomi)," ujarnya.

"Sementara dari sisi ritel dan rekreasi drop 13 persen gara-gara PPKM, serta grocery dan farmasi dari biasanya positif juga menukik ke bawah," pungkas Sri Mulyani.

Baca juga: Penipu Fahri Azmi yang Mengaku Utusan Jokowi Diamankan Polres Metro Jakarta Barat

Sementara itu, perekonomian DKI Jakarta sempat terkontraksi akibat pandemi Covid-19 pada 2020 lalu. Namun sekarang pada triwulan kedua (April-Juni) 2021 telah tumbuh.

Baca selengkapnya di TribunBekasi.com>>>>Sri Mulyani Risau Lihat Puncak Macet pada Akhir Pekan di saat Kasus Covid-19 Mulai Menurun, 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved