Breaking News:

Sekolah Tatap Muka

SDN 01 Kalideres Kembali Menggelar Pembelajaran Tatap Muka ke-2 Kalinya Selama Pandemi Covid-19

Kepala SDN 01 Pagi Kalideres, Is Gunawan mengatakan, pembelajaran tatap muka sebelumnya sudah diterapkan SDN 01 Kalideres pada April-Juni 2021 .

Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Suasana hari pertama pembelajaran tatap muka atau PTM kelas 1 dan 4, SDN 01 Kalideres, Jakarta Barat, di masa Pandemi Covid-19, Senin (30/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KALIDERES - SDN 01 Kalideres, Jakarta Barat, kembali menggelar pembelajaran tatap muka atau PTM untuk yang kedua kalinya selama pandemi Covid-19.

Kepala SDN 01 Pagi Kalideres, Is Gunawan mengatakan, pembelajaran tatap muka sebelumnya sudah diterapkan SDN 01 Kalideres, pada bulan April-Juni 2021 kemarin.

Namun, karena kasus Covid-19 di Ibu Kota Jakarta meningkat serta pemerintah menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM aktivitas belajar mengajar kembali diliburkan saat itu.

Video: Amelia Asti Zefanya Sinaga Siswa Kelas V SD Senang Sambut Sekolah Tatap Muka

"Sebelum kegiatan PTM sekarang ini, SDN 01 Pagi sudah pernah melaksanakan pembelajaran tatap muka pada April-Juni kemarin," ujar Is Gunawan saat diwawancarai Wartakotalive.com, Senin(30/8/2021).

"Namun di liburkan kembali, ketika kasus Covid-19 meningkat kemarin dan pemerintah juga menerapkan kebijakan PPKM. Kemarin itu di DKI Jakarta yang diijinkan mengajar saat pandemi tiap kecamatan itu dua sekolah" sambungnya.

Kemudian Is Gunawan juga menjelaskan, pada PTM kali ini, SDN 01 Kalideres hanya masuk selama tiga hari dalam seminggu secara selang-seling, yakni Senin, Rabu dan Jumat.

Baca juga: Hari Pertama Pembelajaran Tatap Muka di SDN Tanjung Priok 01, Ada Siswa yang Tidak Hadir

Baca juga: UPDATE Tinggi Muka Air Seluruh Pintu Air di Jakarta, Bogor, Depok Senin 30 Agustus 2021

Hal tersebut diterapkan, guna mensterilkan sekolah dengan melakukan penyemprotan disinfektan di setiap kelas dan sarana sekolah lainnya.

Dalam seharinya, terdapat dua kelas yang masuk bersamaan yakni hari Senin kelas 1 dan kelas 4, hari Selasa kelas 2 juga kelas 5, dan terakhir kelas 3 dan kelas 6.

"Nah dalam sehari itu, setiap kelas akan dibagi menjadi 2 sesi, karena kapasitasnya 50 persen saja sekali masuk. Jadi karena jumlah anak setiap kelas itu 32 murid, berarti setiap sesi terdiri dari 16 siswa, sesuai dengan nomor urut absen," terang Is Gunawan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved