Berita Kabupaten Bogor

Kawasan Puncak Macet Parah hingga Disoroti Jokowi, Ade Yasin Terapkan Ganjil-Genap Akhir Pekan Ini

Viral Kawasan Puncak Macet Parah hingga Disoroti Jokowi, Ade Yasin Bakal Terapkan Ganjil-Genap Akhir Pekan Ini. Berikut Selengkapnya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN
Situasi arus lalu lintas di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengalami kemacetan jelang libur Hari Lahir Pancasila pada Senin (31/5/2021) malam 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Kemacetan parah di kawasan Puncak, Bogor yang terjadi pada akhir pekan lalu viral di media sosial.

Kemacetan yang terjadi hingga puluhan kilometer itu pun menarik perhatian Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)

Terkait hal tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan bakal segera menerapkan kebijakan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Pemerintah pusat meminta kami untuk segera mencari solusinya, agar tidak terulang kembali," kata Ade, Senin (30/8/2021).

Untuk mencegah hal itu terulang kembali pada masa PPKM Level 3 saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berlakukan uji coba sistem ganjil genap bagi kendaraan bermotor yang akan masuk ke kawasan Puncak.

Baca juga: Ramalan Zodiak Senin (30/8/2021) menunjukkan Gemini Harus Menentukan Sikap, Libra Harus Berkomitmen

"Kita sepakat akan berlakukan sistem ganjil genap di akhir pekan. Namun sementara kita lakukan uji coba dulu sambil kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat," ujarnya.

Uji coba ini rencananya dilakukan selama dua pekan, yakni setiap weekend atau hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

"Kalau memang hasilnya mengarah kepada kebaikan, tentunya akan kita buat payung hukumnya,” papar Ade.

Baca juga: Belum Dapat Arahan dari Ridwan Kamil, SMKN 1 Bojonggede Belum Gelar PTM

Dia menambahkan sebetulnya kemarin masyarakat itu ke kawasan Puncak hanya untuk sekedar mencari udara segar, dan menikmati pemandangan kebun teh.

"Wisatawan tidak ke hotel, atau ke tempat wisata karena tempat wisata masih tutup, dan dimonitor oleh Satgas Covid-19,” terang Ade.

Menurut Ketua Satgas Covid-19 Kabupatrn Bogor ini masyarakat ramai-ramai mengunjungi kawasan Puncak ketika ada pelonggaran PPKM.

"Ketika ada pelonggaran aturan, biasanya masyarakat menganggapnya apapun sudah diperbolehkan, sehingga akhirnya mereka jalan-jalan ke Puncak," jelas politisi PPP ini.  

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved