Sekolah Tatap Muka

Camat Ciracas Ancam Cabut Izin PTM Jika Melanggar Prokes Selama Pembelajaran Tatap Muka

Camat Ciracas Mamad menjelaskan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada sekolah yang melanggar protokol kesehatan selama PTM.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Rangga Baskoro
Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas akan memberikan sanksi kepada sekolah yang melanggar protokol kesehatan selama pelaksanaan PTM. Foto dok: Camat Ciracas Mamad (kanan) saat melakukan monitoring sebelum salat jumat di Masjid Nur Rahmah, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas mengimbau kepada 17 sekolah agar tidak melanggar protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka atau PTM.

Camat Ciracas Mamad menjelaskan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada sekolah yang melanggar protokol kesehatan.

Sanksi yang diberikan adalah pencabutan izin melaksanakan PTM terbatas di sekolah melanggar prokes.

Video: Pembelajaran Tatap Muka, Kangen Teman hingga Ekskul Paskibra

Namun, pencabutan izin usaha itu dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Jakarta Timur.

"Saya berharap ini dijaga, karena untuk PTM ini prosesnya cukup panjang, jangan sampai ada pelanggaran prokes kemudian dicabut lagi," ujar dia saat dikonfirmasi, Senin (30/8/2021).

Menurut dia, prokes menjadi syarat utama bagi kegiatan PTM di sekolah guna mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Belum Dapat Arahan dari Ridwan Kamil Jadi Alasan SMKN 1 Bojonggede Tak Gelar PTM

Baca juga: Sidak PTM Hari Pertama di Kota Semarang, Ganjar Minta Semua Sekolah Terapkan Protokol Kesehatan

Kemudian juga harus ada persetujuan dari orang tua siswa terkait PTM di sekolah.

"Kalau misalnya nanti ada guru atau anak yang mengikuti PTM terkonfirmasi Covid-19 sekolahnya akan ditutup selama tiga hari " ucap dia.

Namun, kata dia izin PTM sekolah itu tidak akan dicabut selama penerapan protokol kesehatan secara ketat dilakukan.

"Sampai saat ini belum ada yang melanggar prokes ya," kata Mamad.

Baca juga: Persiapan PTM, SMPN 2 Kota Bekasi Gelar Uji Coba PTM dengan Prokes Ketat

Mamad menambahkan, untuk penerapan prokes itu maka pihak sekolah harus meyediakan tempat cuci tangan dan handsinitezer.

Selanjutkan pengecekan suhu tubuh dan menjaga jarak di ruang kelas selama PTM berlangsung.

"Satu kelas maksimal 50 persen dari kapasitas kursi, murid dan guru juga harus mengenakan masker," tutur dia.

Sebelumnya, sebanyak 17 Sekolah di Kecamatan Ciracas menggelar kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) hari pertama, Senin (30/8/2021).

Baca juga: PTM Hari Pertama, SMP Islamiyah Yasmin Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Camat Ciracas Mamad menjelaskan, pihaknya sudah menjadwalkan Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan untuk mengawasi belasan sekolah.

Mamad mengaku, hari ini pihaknya mendatangi seluruh sekolah yang menggelar PTM.

Misalnya SDN 02 Kelapa Dua Wetan yang dilakukan peninjauan protokol kesehatan saat PTM.

Baca juga: PTM di SDN Lebak Bulus 04 Cilandak, Waktu Belajar di Kelas Maksimal Hanya 2,5 Jam

"Pengaturan jaga jarak dalam kelas dan jumlah siswanya sudah sesuai, 50 persen dari kapasitas kelas," ujar dia saat dikonfirmasi. (m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved