Breaking News:

133 SMK dan 56 SMA di Kota Depok Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Namun I Made Supriatna mengharapkan seluruh siswa yang akan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas semuanya harus sudah divaksin.

Editor: Murtopo
Diskominfo Kota Depok
Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II, I Made Supriatna. 

WARTAKOTALIVE.COM -- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Depok rencananya akan dilakukan pada September mendatang.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II, I Made Supriatna memastikan, sebanyak 133 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 56 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Depok siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Namun I Made Supriatna mengharapkan seluruh siswa yang akan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas semuanya harus sudah divaksin.

"Kalau secara sarana, prasarana dan secara Sumber Daya Manusia (SDM) sudah siap. Namun untuk siswanya kami harapkan divaksin dulu semuanya," ujar Supriatna seperti dilansir berita.depok.go.id, Senin (30/08/21).

Baca juga: Disdik Kota Depok Cek Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Sebelum Gelar PTM Oktober Ini

Baca juga: 16 Unit Bus Sekolah Layani Pelajar yang Ikut PTM di Jakarta Utara

Dirinya mengakatan, berbagai persiapan  terkait pelaksanaan PTM telah dilakukan.

Antara lain membentuk tim gugus tugas Covid-19 yang diketuai kepala sekolah, dan menjalin nota kesepahaman dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Puskesmas setempat.

“Kami pun akan melakukan verifikasi ke masing-masing satuan pendidikan, didampingi Satgas Covid-19, Dinkes, dan Disdik Kota Depok untuk melihat persiapan PTM. Baik sarana dan prasarana maupun struktur kurikulum di

Baca juga: Siswa SD Ini Senang Sambut Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah, Tapi Tetap Waspada

Baca juga: BPJAMSOSTEK Gelar Vaksinasi Bagi Serikat Pekerja dan Masyarakat

Dirinya menuturkan, saat ini vaksinasi untuk pelajar di Kota Depok sudah mencapai 60 persen. Persentase tersebut diharapkan terus meningkat hingga 100 persen pada September nanti.

"Untuk mencapai 40 persen sisanya, InsyaAllah kami bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) akan memenuhi itu dan kami juga bakal menyebarkan informasi kepada masyarakat di beberapa wilayah untuk selalu menjaga protokol kesehatan,” tandasnya.

BACA SELENGKAPNYA DI SINI >>>

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved