Sekolah Tatap Muka

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Tiga Sekolah di Kecamatan Pulogadung Disemprot Disinfektan

Menjelang PTM Senin (30/8/2021), Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah sekolah.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Kepala Pleton Grup Bandung Sektor Pulogadung, Hery Widy saat ditemui di SDN 12 Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (29/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG - Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah sekolah.

Pemyemprotan itu dilakukan jelang pembelajaran tatap muka atau PTM di sekolah pada Senin (30/8/2021).

Sekolah yang disemprot cairan disinfektan adalah SDN 12 Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur pada Minggu (29/8/2021).

Video: SDN 12 Rawamangun Siapkan Fasilitas Pendukung untuk PTM

Kepala Pleton Grup Bandung Sektor Pulogadung, Hery Widy mengatakan, penyemprotan ini untuk menyukseskan kegiatan PTM.

Sehingga, para siswa yang belajar tatap muka ini dalam keadaan aman dan tidak terpapar Covid-19.

"Dari setiap ruangan itu kita lakukan penyemprotan disinfektan," jelasnya saat ditemui di lokasi.

Baca juga: Anies dan Ariza Beda Pendapat Terkait Siswa PTM Wajib Vaksinasi Covid-19

Baca juga: 60 Sekolah di Jakarta Pusat Lolos Assesment Disdik DKI, Mulai Besok Gelar PTM

Hery menerangkan, untuk pengajuan penyemprotan cairan ini bisa mengirim surat ke Kelurahan atau Kecamatan.

Nanti dari instansi itu akan menyampaikan ke Sudin Gulkarmat untuk dilakukan penyemprotan.

"Ada beberapa sekolah yang sudah konfirmasi penyemprotan, seperti di SDN 12 Rawamangun, di SDN 01 Cipinang dan SMA Al-Azhar," jelasnya.

Sebelumnya, sekolah SDN 12 Rawamangun Jakarta Timur bakal melakukan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Senin (30/8/2021) besok.

Baca juga: Orangtua Siswa Sambut Baik Pembelajaran Tatap Muka, Ghani: Ada Beberapa Materi Tak Bisa Kami Ajarkan

Dari pantuan lokasi, setiap ruang sekolah dibatasi kapasitasnya 50 persen.

Setiap kelas hanya 16 bangku yang disediakan pihak sekolah untuk siswa mengikuti PTM.

Kemudian ada ruang isolasi bagi siswa yang mengalami sakit sebelum dibawa ke UKS.

Ada juga tempat cuci tangan dan handsinitezer yang disediakan di depan ruang kelas.

Wakil Kepala Sekolah SDN 12 Bidang Kurikulum, Kurniawati mengatakan, pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengadakan PTM.

Baca juga: Antusiasme Orangtua Terhadap Pembelajaran Tatap Muka di SDN 12 Rawamangun Cukup Tinggi

"Kita lakukan koordinasi dengan orang tua siswa menggunakan zoom dan kita kirim link untuk diisi persetujuan PTM," kata dia saat ditemui di lokasi Minggu (29/8/2021). (m26)

Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved