Breaking News:

UMKM

Bos Blibli Sebut Kolaborasi Multisektoral UMKM Diperlukan untuk Dorong PertumbuhanEkonomi

Bila kolaborasi multisektoral dapat berjalan dengan baik, Indonesia dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi serta mencapai pertumbuhan ekonomi inklusif

Warta Kota
Foto ilustrasi: Gubernur DKI Anies Baswedan dalam webinar berjudul ‘Strategi Pemulihan Ekonomi Jakarta pasca Pandemi : Platform Inkubasi Kewirausahaan Digital berbasis Kolaborasi untuk UMKM Indonesia’ yang digelar Dewan Riset Daerah DKI secara virtual, Kamis (26/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kolaborasi multisektoral dinilai merupakan salah satu upaya yang penting untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Chief Executive Officer (CEO) e-commerce Blibli, Kusumo Martanto mengatakan, apabila kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik, maka Indonesia dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi serta mencapai pertumbuhan ekonomi inklusif.

Hal tersebut didukung oleh hasil temuan riset ‘Digitalisasi UMKM - Kunci Pertumbuhan Inklusif Perekonomian Indonesia’ yang baru diluncurkan oleh Blibli bersama Harian Kompas dan Boston Consulting Group (BCG).

Riset tersebut mempelajari perkembangan mitra UMKM Blibli untuk mendapatkan potret terkini dari sektor UMKM, termasuk aneka tantangan yang dihadapi UMKM serta kesempatan yang dihadirkan oleh teknologi digital, terutama e-commerce.

Kusumo kembali mengatakan, Blibli sebagai e-commerce lokal yang mendukung lebih dari 130 ribu UMKM, telah menyaksikan bagaimana setiap UMKM telah menciptakan value chain yang berharga bagi ekonomi.

Di hulu, UMKM menyerap hasil produksi para penyedia bahan mentah. Kemudian, UMKM membuka lapangan kerja bagi komunitas sekitar saat proses pembuatan produk dan pengoperasian bisnis.

Baca juga: Gandeng Foodcycle Indonesia, Blibli Gelar Gowes Berbagi Kebaikan, Ada Hadiahnya Lho!

Baca juga: Festival Kuliner Imlek Blibli X Tirta Lie, Sajikan 1.000 Menu Pilihan Khas Imlek

Lalu di hilir, mereka memunculkan kesempatan usaha baru bagi distributor dan pedagang eceran yang membawa produk UMKM ke pasar-pasar di seluruh Indonesia.

Riset menunjukkan bahwa 77 persen dari responden UMKM mempekerjakan orang-orang dari komunitas mereka, di mana satu UMKM dapat memunculkan hingga 5 kesempatan di lapangan kerja setempat.

“Temuan tersebut menekankan peran penting yang dimainkan UMKM bagi ekonomi Indonesia yang inklusif. Maka itu, sangatlah tepat bagi semua sektor untuk berkolaborasi untuk menjaga keberlangsungan UMKM terutama di tengah pandemic,” ujar Kusumo dalam webinar Kobarkan Semangat UMKM Indonesia Bangkit bersama Kompas, Kamis (26/8/2021).

“Hal ini juga yang mendorong Blibli untuk selalu bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga institusi keuangan, dalam menjalankan inisiatif pemberdayaan UMKM, termasuk pelatihan digital entrepreneurship,” lanjut Kusumo.

Baca juga: Untuk Inspirasi Generasi Muda, Blibli Gandeng Park Seo Joon sebagai International Brand Ambassador

Selama 10 tahun, Blibli melihat bagaimana berbagai UMKM mencapai kesuksesan bukan semata-mata karena mereka berjualan online, namun juga karena mereka terus memperdalam kemampuan berwirausaha digital.

Masuk ke dalam e-commerce memacu UMKM untuk semakin mengembangkan produk dan usaha, mulai dari membuat pengemasan yang modern hingga mendapatkan sertifikasi yang relevan, untuk memenangkan pelanggan dan kompetisi pasar.

Sebab itu, Kusumo mengatakan, meningkatkan literasi digital, atau digital literasi UMKM sangat krusial karena teknologi akan mempertebal kemampuan mereka untuk melampaui tantangan dalam berbisnis.

Baca juga: Blibli Tunjuk Aktor Asal Korea Selatan Park Seo Joon Jadi Brand Ambassador Internasional

“Khususnya yang dihadirkan oleh pandemi dalam bentuk penurunan penjualan, penyusutan sumber permodalan, dan penyumbatan jalur distribusi,” pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved