Berita Nasional
Lewat Digitalisasi, Sandiaga Uno Yakini Kebangkitan Ekonomi Sudah di Depan Mata
Lewat Digitalisasi, Sandiaga Uno Yakini Kebangkitan Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja Sudah di Depan Mata. Berikut Alasannya
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Lewat inovasi serta pemanfaatan digitalisasi, kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja diyakini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno sudah di depan mata.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno dalam The International Conference On Entrepreneur Ciputra University yang digelar secara virtual pada Kamis (26/8/2021).
"Ada 34 juta orang masyarakat Indonesia hidupnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sub sektor ekonomi kreatif lainnya untuk berkembang harus mengikuti digitalisasi," ujar Sandiaga Uno.
Menurutnya, kalangan muda harus terus berkreasi pada masa pandemi.
Mereka diharapkannya dapat mengambil dan mengembangkan peluang usaha.
Baca juga: Resmikan Srawung Jogja Festivals 2021, Sandiaga Uno Optimis Sektor Parekraf Bertahan & Berkembang
"Ada yang berjualan online sampai konten. Ini tugas saya sebagai menteri, saya akan membantu masyarakat untuk memaksimalkan peluang seperti ini membangun berbagai ketrampilan yang dibutuhkan untuk masa depan," kata Sandiaga Uno.
Lebih lanjut dipaparkannya, ada lebih dari 34 juta pelaku usaha parekraf yang terdampak.
Namun dengan semangat dan pola pikir kewirausahaan, dirinya meyakini semua dapat beradaptasi dan terus berinovasi serta berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Baca juga: Sandiaga Uno Minta Pelaku Usaha Parekraf Menahan Diri: Wilayah Berstatus Level 2 yang Boleh Buka
"Kita harus hidup berdampingan dengan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan disiplin. Bagaimana kita sertifikasi semua industri parekraf dengan CHSE, juga bagaimana kita melakukan antisipasi crowd kontrol yang mengacu pada prokes yang ketat dan disiplin," jelas Sandiaga Uno.
"Ini adalah hal yang perlu kita mitigasi, agar tidak lebih banyak lagi orang yang kehilangan mata pencaharian dan lapangan pekerjaan," tutupnya.