Kesehatan

SGM Eksplor Ajak Masyarakat Dukung Nutrisi Anak Indonesia Melalui Gerakan Sosial Ayo Tunjuk Tangan

Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kondisi keuangan keluarga. Dampaknya, pemenuhan nutrisi bagi keluarga, terutama anak-anak, bisa menurun.

Istimewa
SGM Eksplor meluncurkan gerakan sosial “#AyoTunjukTangan Bersama 2 Juta Bunda Majukan Indonesia” guna mendukung pemenuhan nutrisi anak-anak Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Situasi pandemi Covid-19 yang berjalan lebih dari 1,5 tahun banyak membuat aktivitas menjadi melambat bahkan berhenti.

Anak-anak sekolah lewat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Lalu ibu hamil dan orangtua sempat khawatir pergi ke fasilitas kesehatan untuk memeriksa kondisi kesehatan

Belum lagi sebagian kepala keluarga harus kehilangan pekerjaan akibat perusahaan tempatnya bekerja harus tutup atau pengurangan pegawai. Hal ini sangat mempengaruhi kondisi keuangan keluarga. Dampaknya pemenuhan nutrisi bagi keluarga bisa menurun.

Baca juga: Kolaborasi SGM Eksplor-Indomaret Salurkan 1.000 Paket Laptop bagi Siswa-Siswi Tak Mampu di 10 Kota

Apalagi di masa 1000 hari kehidupan, di mana pemenuhan nutrisi sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Bila nutrisi tidak terpenuhi di periode 1000 hari kehidupan, akan berisiko anak mengalami stunting. 

Stunting tidak hanya membuat pertumbuhan fisik menjadi lebih pendek tapi terpenting perkembangan otak terhambat.

Pasalnya di periode yang disebut periode emas ini, perkembangan otak mencapai 80 persen. Bila pertumbuhan fisik masih ada kesempatan kedua, menjelang akil balik.

Pada perkembangan otak tidak ada kesempatan kedua.

Baca juga: Dukung Pendidikan Anak Indonesia, SGM Eksplor-Lazada Gelar Donasi Beasiswa Generasi Maju

Nutrisi yang kurang di 1000 hari pertama kehidupan akan membuat kecerdasan anak menjadi rendah atau rusak. Kerusakan pada otak akan berlangsung permanen dan tidak dapat diperbaiki setelah masa 1.000 hari kehidupan.

Namun, kondisi saat ini masih menunjukkan bahwa 9 dari 10 anak Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan akses nutrisi dan pendidikan. Terlebih di masa pandemi.

"Setiap anak memiliki hak yang sama untuk berkembang. Sehingga tidak ada anak yang boleh tertinggal dalam mendapatkan akses kemajuan, termasuk akses nutrisi dan pendidikan," kata Marketing Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo dalam konferensi pers virtual "Peluncuran Gerakan Sosial #AyoTunjukTangan, Dukung Kemajuan Anak Indonesia" belum lama ini.

Pasalnya,  kemajuan bangsa dan juga SDM (sumber daya manusia)  Indonesia bergantung pada perkembangan dari anak-anak sebagai generasi penentu masa depan bangsa.

Baca juga: Edukasi Nutrisi Sejak Remaja untuk Meningkatkan Status Gizi Ketika Dewasa dan Hamil

Pemenuhan nutrisi

Astrid Prasetyo mengatakan, dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, SGM Eksplor mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bergotong-royong dalam upaya mendukung pemenuhan akses nutrisi dan pendidikan anak-anak Indonesia dalam gerakan sosial “#AyoTunjukTangan Bersama 2 Juta Bunda Majukan Indonesia” guna mendorong terciptanya generasi maju yang dapat membawa Indonesia menjadi lebih maju kedepannya.” 

“Masyarakat bisa secara mudah berpartisipasi dalam gerakan sosial #AyoTunjukTangan dengan mengunjungi website http://www.generasimaju.co.id/ayotunjuktangan  dan langsung pilih jenis donasi yang ingin didukung,” jelas Astrid Prasetyo.

Pemerhati dan sahabat anak Indonesia serta Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi yang akrab dipanggil Kak Seto, juga menyerukan hal serupa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved