Breaking News:

Virus Corona Jakarta

Ratusan Polisi di Jakarta Barat Terpapar Covid-19, Vaksin Cegah Gejala Berat

Ratusan anggota polisi Polres Metro Jakarta Barat terpapar Covid-19 pada akhir Juli 2021 lalu, namun semuanya tidak ada yang parah karena sudah vaksin

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di gerai Vaksinasi Merdeka di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (25/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH -- Gelombang kedua Covid-19 yang melanda Jakarta pada akhir Juni hingga akhir Juli 2021 lalu ternyata berdampak pada Polres Metro Jakarta Barat.

Saat itu, 250 anggota kepolisian sempat terpapar Covid-19.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan bahwa seluruh jajaran Polres Metro Jakarta Barat sudah mendapatkan vaksin Sinovac sebelum gelombang Covid-19 kedua terjadi di Jakarta.

Semuanya sudah menerima dua dosis lengkap dari sinovac. Kemudian, pada kenaikan kasus Covid-19 akhir Juni lalu, sejumlah anggota polisi terpapar Covid-19.

Apabila ditotal hingga pelandaian kasus, ada sekira 250 anggota polisi yang terpapar Covid-19.

Baca juga: Pernah Rasakan Sakitnya Terpapar Covid-19 Jadi Alasan Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen

Baca juga: Rahmat Effendi Minta Wanita Usia Produktif di Kota Bekasi Waspada, karena Banyak Terpapar Covid-19

"Jadi jumlahnya hampir 20 persen dari total seluruh anggota," ujar Ady dikonfirmasi Rabu (25/8/2021).

Namun kata Ady, untungnya karena seluruh anggota polisi sudah divaksin, maka tidak ada satu pun yang alami gejala berat.

Semua polisi yang terpapar Covid-19 hanya alami gejala ringan dan sedang.

Bahkan kata Ady, proses penyembuhannya cukup cepat, yakni hanya tujuh hari dari tertular Covid-19.

Baca juga: Ashanty Hermansyah Pernah Terpapar Covid-19, Rajin Konsumsi Vitamin C

"Jadi satu-satunya yang menurut kami efektif ialah vaksinasi, karena kita lihat anggota juga yang telah vaksin enggak ada yang masalah saat terpapar," tutur Ady.

Maka kata Ady, ia berharap masyarakat jangan ada lagi yang termakan hoaks vaksin.

Apalagi vaksin yang masuk ke Indonesia sudah dipastikan aman dan halal baik itu merek Sinovac, Astrazeneca, Moderna, ataupun Pfizer.

Baca juga: Ketua MPB Puas Warga Terpapar Covid-19 di Perumahan Pura Tajurhalang Bogor Menurun

Ady menjelaskan, meski risiko tertular Covid-19 masih ada usai divaksin, namun gejala yang ditimbulkan pasti ringan atau sedang. (Des)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved