PPKM

Ariza Minta Warga Patuhi Prokes, Belajar dari Pengalaman Ledakan Covid-19 Juli 2021 Lalu

Jangan sampai keacuhan warga terhadap protokol kesehatan (prokes) memicu kembali penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.

Wartakotalive.com/Ramadhan LQ
Masyarakat diminta belajar dari pengalaman ledakan Covid-19 pada 16 Juli 2021 lalu mencapai 113.137 orang. Foto dok: Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat mengunjungi pelaksanaan vaksinasi di Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat belajar dari pengalaman ledakan Covid-19 pada 16 Juli 2021 lalu mencapai 113.137 orang.

Jangan sampai keacuhan warga terhadap protokol kesehatan (prokes) memicu kembali penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.

“Belajar dari yang lalu kita sudah ada penurunan, kemudian ada pelonggaran masyarakat yang tidak disiplin dan abai jadi kasus naik lagi. Di tahun kedua ini kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya,” ujar Ariza di Balai Kota DKI pada Rabu (25/8/20210).

Menurut Ariza, masyarakat juga dapat mengambil hikmah dari pengalaman serupa di negara lain di dunia.

Kasus sempat melonjak akibat mutasi virus baru Delta, sehingga banyak warga yang meninggal dunia.

“Justru sekarang saat paling baik buat kita agar lebih disiplin, taat dan bertanggungjawab lagi. Belajar dari bangsa dan negara di dunia yang abai kendor atau kurang waspada akhirnya terjadi peningkatan dan akhirnya meledak lagi,” jelasnya.

Baca juga: KABAR BAIK, Zona Merah Covid-19 di Jakarta Tersisa 3 RT, Warga Tetap Diimbau Taati Prokes

Baca juga: Resmi Berikan Izin Liga 1 dan Liga 2, Kapolri Ingatkan Penerapan Prokes Ketat

Selain patuh terhadap prokes, masyarakat juga diminta tetap berada di rumah untuk menghindari penularan Covid-19.

Mereka dapat keluar rumah jika ada keperluan mendesak seperti membeli kebutuhan pokok, ke fasilitas kesehatan dan sebagainya.

“Jangan kendor dan abai, harus tetap waspada daripada penyebaran Covid-19,” katanya.

Zona Merah Covid-19 di Jakarta Tersisa 3 RT

Sementara itu Pemprov DKI Jakarta mencatat zona merah Covid-19 di Ibu Kota tersisa tiga RT lagi.

Hal itu berdasarkan pendataan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dari periode 16-22 Agustus 2021.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, ada tiga RT lagi yang masuk zona merah dari total 30.482 RT di Jakarta.

Sementara zona oranye 116 RT, zona kuning 4.131 RT dan sisanya 26.232 RT masuk zona hijau.

Baca juga: Jokowi Turunkan Level PPKM, Sopir AKAP: Penumpang Masih Ragu Jadi Tetap Sepi

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved