Breaking News:

Penistaan Agama

Tuai Kecaman, Polri Masih Proses Laporan Dugaan Penistaan Agama oleh Muhammad Kece

Muhammad Kece yang aktif di forum murtadin Indonesia itu diduga menghina agama Islam sebab berujar bernada hate speech pada Nabi Muhammad SAW.

Tribunnews.com
Tangkapan layar akun YouTube Muhammad Kece yang Dikecam MUI akibat menistakan agama islam/YouTube Muhammad Kece. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kutipan ceramah seorang Youtuber Muhammad Kece menuai kontroversi keras dari berbagai kalangan dan tokoh nasional.

Pria yang aktif di Forum Murtadin Indonesia itu diduga menghina agama Islam sebab berujar bernada hate speech pada Nabi Muhammad SAW.

Atas ujarannnya, ia telah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana penodaan agama bahkan laporan itu sudah dilayangkan sejak April 2021 lalu.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, laporan terhadap Muhammad Kece telah diterima Bareskrim.

Argo menyebut sejak videonya muncul dan viral di media sosial, Muhammad Kece telah dilaporkan dan penyidik sedang memproses laporan itu.

"Sudah ada laporan dari masyarakat ke Bareskrim. Masih diproses penyidik," kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (23/8/2021).

Baca juga: KH Cholil Nafis Minta Aparat Proses Hukum Youtuber Muhammad Kece yang Dinilai Bisa Merusak Persatuan

Baca juga: Siber Bareskrim Polri Selidiki Video YouTube Muhammad Kece yang Dikecam MUI

Atas laporan itu, Argo berjanji bahwa polisi akan sangat teliti dalam memproses laporan itu.

Untuk itu, penyidik Bareskrim Polri akan bekerja keras untuk menyelidiki dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Muhammad Kece.

"Anggota sedang bekerja melaksanakan penyelidikan. Bareskrim tentu sangat profesional untuk menyelediki laporan ini untuk menemukan unsur pidana," jelas Argo.

Berbagi pihak terutama ustaz hingga MUI mengecam keras ujaran Muhammad Kece di YouTube.

Baca juga: Batu Hitam Bertuliskan Syuhada dan Santo Yosef Arimatea Tandai Blok Islam-Kristen di TPU Rorotan

Mereka mendesak kepolisian menindak Kece yang beberapa waktu terakhir melakukan diskusi yang disiarkan live streaming terkait islam dan Nabi Muhammad.

Bahkan Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas menilai pernyataan Muhammad Kece telah melanggar norma-norma toleransi dan keyakinan agama Islam.

Selan itu, ujaran Muhammad Kece dinilai sesat karena mencampur adukkan dua ajaran agama yang berbeda dengan persepsinya sendiri.

Hal senada juga disampaikan, Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini yang menyebut Muhammad Kece layak dipidana karena telah memenuhi unsur hate speech ataupun ujaran kebencian terhadap suatu agama.

Baca juga: Kunjungi Desa Batu Hitam, Sandiaga Uno Sebut Kearifan Lokal Modal Utama Pemulihan Parekraf Nasional

Atas tindakan itu, Helmy khawatir dapat menganggu kerukunan antar umat beragama dan toleransi yang sudah terjalin baik di Indonesia. (Fandi Permana)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved