Breaking News:

Kriminalitas Bekasi

Sembilan ABG Komplotan Begal Bercelurit di Bekasi Terancam 9 Tahun Penjara, 3 Pelaku Lagi Masuk DPO

Masyarakat diimbau untuk waspada dan berhati-hati saat berkendara, terlebih saat waktu sepi yang kerap menjadi sasaran aksi kejahatan begal.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
Polres Metro Bekasi meringkus sembilan begal sadis yang kerap menyabetkan celurit ke korbannya. Para penjahat jalanan itu biasa beraksi di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Polres Metro Bekasi mengamankan sembilan pelaku begal sepeda motor di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sebagian besar pelaku masih dibawah umur alias anak baru gede (ABG) dan saat melakukan aksinya selalu membawa senjata tajam celurit untuk mengancam korbannya.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan sembilan pelaku perampasan sepeda motor dengan kekerasan ditangkap dari sejumlah laporan korban di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi.

Mirisnya, sebagian pelaku begal itu merupakan anak dibawah umur dan saat melancarkan aksinya kerap membawa senjata tajam celurit untuk mengancam dan melukai korbannya.

"Dari beberapa laporan yang masuk, tim kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap sembilan pelaku dan tiga pelaku masih dalam pengejaran atau DPO (daftar pencarian orang)," kata Hendra saat ungkap kasus di Mapolres Metro Bekasi, pada Senin (23/8/2021).

Laporan pertama kejadian begal motor di Jalan Raya Pertamina RT 017/010 Desa Buni Bakti Kecamatan Babelan, pada Kamis tanggal 17 Juni 2021 lalu.

Pelaku yang berhasil diamankan yakni sembilan pelaku itu berinsial HR (17), RS (16) dan MA (15), sedangkan satu pelaku begal lainnya, yakni AR (20).

Lalu, kejadian begal di Jalan Raya Kp Jagawana Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani pada 30 Juni 2021, dengan tersangka yang diamankan A (16), MR (16), SG (17) dan IF (16) DPO.

Dan, kejadian di Jalan Raya Pebayuran – Sukatani yang beralamat di Kp. Bojongsari RT 001 RW 001, Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi pada Senin 05 Juli 2021 sekira jam 04.00 WIB. Adapun tersangka yang diamankan Farhan Sihabudin, dan M Yusuf Qurdowi, sementara dua tersangka lain Adedio dan Riki sebagai penadah masih DPO.

"Mereka semua kita amankan dari tempat dan lokasi berbeda, baik di tempat persembunyiannya maupun rumahnya," ungkap dia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved