Breaking News:

Polsek Johar Baru Ringkus Tiga Provokator, Aksi Balas Dendam Jadi Pemicu Tawuran

Polisi juga memeriksa rekaman CCTV saat tawuran terjadi dan memeriksa saksi-saksi. Hingga akhirnya polisi mengantongi identitas beberapa pelaku.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Agus Himawan
Wartakotalive.com
Tiga pelaku tawuran Johar Baru Jakarta Pusat berhasil diamankan polisi, pasca tawuran yang terjadi pada Minggu (22/8) malam.   

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polsek Johar Baru menangkap tigak orang yang diduga sebagai otak peristiwa tawuran yang terjadi di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/8/2021) malam.

Tiga pelaku yang diringkus polisi berinisial MY (29), HK (25), dan BP (31). Ketiganya merupakan warga Kelurahan Kampung Rawa, Jakarta Pusat.

Kapolsek Johar Baru, Jakarta Pusat, Kompol Edison mengatakan, setelah peristiwa yang terjadi pada Minggu (22/8/2021) malam, Polsek Johar Baru bersama jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat langsung melakukan penyelidikan.

Polisi juga memeriksa rekaman CCTV saat tawuran terjadi dan memeriksa saksi-saksi. Hingga akhirnya polisi mengantongi identitas beberapa pelaku.

“Polisi menangkap MY, HK, dan BP pada Senin (23/8/2021) sore. Mereka merupakan otak dari tawuran tersebut,” ungkap Edison, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Tokoh Masyarakat Cisalak Berharap Penggarap Lahan Kampus UIII Depok Ikuti Mekanisme Pemerintah

Baca juga: Gelandangan dan Pengemis di Jakarta Pusat Melonjak 500 Persen, 7 Bulan Sudin Sosial Urus 1.235 PMKS

Edison mengatakan aksi tawuran itu membuat warga cukup resah. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, lanjut Edison, ketiganya yang memprovokasi warga lain untuk tawuran melalui melalui media.

Dikatakan Edison, tawuran ini dilatarbelkangi motif balas dendam atas masalah sebelumnya. Namun Edison belum dapat merinci masalah apa yang terjadi, sebab saat ini masih dalam proses pengembangan.

“Jadi mereka ini dendam. Makannya kembali melakukan aksi tawuran. Tapi ini kita masih akan kembangkan, kemungkinan ada pelaku lain yang akan kami amankan,” katanya.

Salah satu pelaku, MY, mengakui tawuran sebagai aksi balas dendam. MY mengaku, sebelumnya, rekan MY menjadi korban dalam tawuran.

“Saya hanya balas dendam. Abang-abangan saya sempat jadi korban. Makannya kita provokasi,” kata MY yang mengaku menyesali perbuatannya.

Lebih lanjut Edison polisi juga melakukan tes urine terhadap tiga pelaku. Hasilnya, ketiganya positif narkoba jenis sabu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved