Tira Persikabo

Esti Puji Lestari Membeberkan Ketatnya Tahapan Penyelenggaraan Kompetisi Sepak Bola di Negara China

GM tim sepak bola Qingdao Red Lions, Esti Puji Lestari, membeberkan terkait terselenggaranya kompetisi sepak bola di China.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Sigit Nugroho
TribunnewsBogor.com
General Manager tim sepak bola Qingdao Red Lions FC, Esti Puji Lestari (paling kiri). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - General Manager (GM) tim sepak bola Qingdao Red Lions, Esti Puji Lestari, membeberkan terkait terselenggaranya kompetisi sepak bola di China.

Esti menjelaskan, kompetisi sepak bola di China saat ini telah berjalan dengan dapat disaksikan penonton dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Lebih lanjut, Esti memaparkan bahwa sepak bola telah menjadi bagian penting dalam perekonomjan masyarakat.

"Di China untuk liga super masih boleh penonton dan di stadium, Karena segi komersial yang tidak bisa di kesampingkan. tETAPI, untuk Liga 1 dan 2 pelaksanaannya di bubble ( di satu tempat yg di tunjuk oleh federation). semuanya di fasilitasi oleh federasi setempat dan kita harus bayar deposit di awal, untuk hotel makan dan lain lain," kata Esti dikutip dari TribunnewsBogor.com, Senin (23/8/2021).

Esti berujar bahwa terkait swab untuk pelaksana mulai dari panitia pelaksana, tim, dan ofisial semua telah tersedia.

"Kalau di China, semua swab sebelum masuk bubble di wajibkan 7 hari sebelum masuk area. Setelah itu tiba di bubble di swab lagi, karantina 24 jam di hotel dan besoknya boleh latihan Dan makan di fasilitas yg tersedia di bubble," ujar Esti.

Baca juga: Hengkang dari Tira Persikabo, Esti Puji Lestari Pilih Mengelola Tim Liga 2 China Qingdao Red Lions

Baca juga: Jelang Hadapi Liga 1 2021, Pelatih Iwan Setiawan Terus Tingkatkan Daya Tahan Pemain Persela Lamongan

Baca juga: Pelatih Robert Rene Alberts Tidak Keberatan Persib Gunakan Stadion Arena untuk Jalani Liga 1 2021

Selain itu, Esti mengaku mendukung penuh kompetisi Liga Indonesia terlaksana dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Saya sih mendukung liga jalan kalau memang prokes di jalankan dengan ketat, menggunakan sistem bubble itu, tapi harus di area yang steril dan jauh dari interaksi orang luar, supporter dll , ini yg saya masih ragukan di Indonesia," papar Esti.

Doa dan Dukungan

Selain itu, Esti menyambut positif wacana bergulirnya Liga 1 2021 pada 27 Agustus nanti.

Dia berharap aktivitas sepak bola Indonesia dapat kembali berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Doa saya bersama bangsa Indonesia dalam keadaan pandemik ini, agar segera pulih dan semoga sepak bola kembali berjalan dalam prokes yang terjaga dan berprestasi," kata Esti.

Mantan manajer Tira Persikabo Kartini itu bercerita tentang alasannya memilih meniti karir di luar negeri.

Menurut Esti, langkah yang diambil tidak terlepas dari tantangan mengelola klub luar negeri sekaligus menimba pengalaman.

"Dengan masa pandemik ini memerlukan proses panjang, saya menjalani karantina 21 hari dan banyak test yang harus dijalani. Tetapi karena pihak pemerintah dan klub di mana saya dipercaya sebagai GM sangat berupaya untuk bisa hadir, maka saya pun memertimbangkan untuk mengambil posisi ini," tutur Esti.

Baca juga: Jelang Kompetisi Liga 1 2021 Digelar, Sebanyak 30 Pemain Tira Persikabo Lakukan Medical Check-Up

Baca juga: Jelang Liga 1 2021 Digelar, Gustur Cahyo Putro Sebut Materi Pemain Tira Persikabo Sudah Komplet  

Baca juga: Pandemi Covid-19, Esti Puji Lestari Pilih Bikin Buku

Sementara itu, Esti juga membeberkan bahwa saat ini China tengah berambisi untuk menjadi negara dengan menghadirkan sepak bola yang berkualitas dan berprestasi.

"Saat ini, China juga sedang berambisi untuk mempersiapkan piala dunia dan berinvestasi di infrastructure sepak bola di seluruh penjuru wilayahnya. Saya sangat tertarik untuk menjajaki negara baru yang cukup besar pengaruhnya di perekonomian dan sepak bola dunia," jelas Esti.

Esti pun berharap doa dan dukungan dari warga pencinta sepak bola di Tanah Air, agar dirinya dapat membuat bangga nama Indonesia di kancah dunia.

"Mohon doa dan dukungan, semoga saya bisa membawa nama baik negara Indonesia dalam bidang ini, sebagai satu satu GM berbangsa indonesia di sepak bola China dan membawa ilmu dan pengalaman kembali ke Tanah Air serta membangun jaringan luas untuk para pelaku sepak bola antara 2 negara yaitu Indonesia dan China," papar Esti.

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved