Camat Pakuhaji Sebut Tenaga Kesahatan Jadi Pahlawan Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

Camat Pakuhaji Asmawi menyematkan gelar pahlawan bagi para Tenaga Kesehatan(Nakes) di masa pandemi Covid-19.

Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Camat Pakuhaji Asmawi menyebut tenaga kesehatan adalah pahlawan Indonesia masa kini saat menghadapi pandemi Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, Tangerang - Asmawi, Camat Pakuhaji, Kabupaten Tangerang menyematkan gelar pahlawan bagi para Tenaga Kesehatan(Nakes) di masa  Pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Asmawi dalam rangka memperingati HUT Ke-76 Republik Indonesia.

Ungkapan pahlawan kepada para nakes disebut Asnawi sebagai bentuk rasa terima kasih, setelah lebih dari satu tahun menjadi garda terdepan menghadapi virus Covid-19.

Baca juga: RSU Kota Tangsel Catat Ratusan Tenaga Kesehatan yang Bakal Mengikuti Penyuntikan Vaksin Booster 

"Situasi hari Kemerdekaan RI tahun ini, yang berperan menjadi pahlawan adalah para nakes yang berdiri pada garda terdepan selama Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, khususnya Kecamatan Pakuhaji," ujar Asmawi saat diwawancarai Wartakotalive.com, Senin(23/8/2021).

Asmawi menceritakan kondisi Kecamatan Pakuhaji saat Virus Covid-19 menerpa pada Mei 2020 lalu.

Kasus awal Covid-19 di Pakuhaji ditemukan di salah satu perumahan yang mengakibatkan satu keluarga terpapar Covid-19.

Baca juga: Sayangkan Kasus Suntik Vaksin Kosong, Wagub DKI: Jangan Ada Tenaga Kesehatan Langgar Aturan

Semenjak kasus temuan pertama itu, kasus lain mulai bermunculan di masyarakat. Akan tetapi pada bulan Agustus 2020 tahun lalu, kasus Covid-19 di wilayah Kecamatan Pakuhaji mulai mereda hingga akhir tahun.

Namun tak bertahan lama, saat varian delta Covid-19 diumumkan, angka tersebut meningkat drastis. Hingga menyebabkan, tingkat kematian di masyarakat yang sangat tinggi.

"Pada Mei 2020 lalu, awal mula Covid-19 muncul itu ketika menerpa satu keluarga di salah satu perumahan. Tapi, Alhamdulillah semua itu dapat sembuh," kata Asmawi.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Ketiga Untuk Tenaga Kesehatan di Jakarta Timur Diberikan Secara Bertahap

"Memasuki Agustus hingga akhir tahun 2020 kemarin, angka kasus mulai menurun. Setelah itu, waktu bulan Mei 2021 kemarin pas varian delta muncul, kasus Covid-19 di Pakuhaji meledak lagi. Hingga menimbulkan tingkat kematian yang cukup tinggi, baik warga yang tinggal di perumahan ataupun di perkampungan," sambungnya.

Lebih lanjut Asmawi mengungkapkan rasa syukurnya, sebab saat ini angka Kasus Covid-19 di wilayahnya, hanya tinggal 10 orang lagi.

Kesepuluh pasien Covid-19 tersebut tersebar di beberapa wilayah, yakni di Desa Surya Bahari dan Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Pemkot Jakarta Timur Genjot Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga untuk Tenaga Kesehatan

"Alhamdulillah warga kita yang sedang menjalani perawatan tinggal 4 orang, yaitu 2 orang di Desa Surya Bahari dan 2 orang lagi pada Desa Sukawali, dan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri sekitar 6 orang," terang Asmawi.

Menurutnya, menurunnya angka kasus Covid-19 di wilayahnya merupakan hasil kerja keras seluruh elemen yang ada di masyarakat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved