Breaking News:

Gaya Hidup

Cerita Natalia Dian Tinggalkan Pekerjaan di Bank BUMN hingga Tekuni Bisnis Skincare Ditengah Pandemi

Keputusan Natalia Dian Restuti Tanjung Sari untuk meninggalkan pekerjaan kantoran di salah satu bank BUMN membawanya ke bisnis kosmetik.

Dokumentasi Pribadi
Natalia Dian (posisi didepan, keempat dari kiri) rela meninggalkan pekerjaan kantoran di salah satu bank BUMN hingga membawanya ke bisnis kosmetik Jafra. 

Sudah 6 Tahun

Tahun 2021 ini, Natalia Dian sudah enam tahun menjalankan bisnis Jafra.

Pasang-surut bisnis produk skincare tersebut terus dirasakan Natalia Dian, terutama di masa pandemi ini.

Sejak ada pandemi, kultur Jafra yang disebut Jafra Beauty Party bahkan tidak bisa dilakukan.

Baca juga: Tyas Mirasih Selalu Tampak Cantik, Ini Caranya Merawat Kulit Wajah Meski Setiap Hari Pakai Make Up

Baca juga: Perawatan Kulit Wajah Berbahan Organik dari Bio Beauty Lab Bikin Cerah dan Lembab

Jafra Beauty Party adalah upaya mengenalkan produk Jafra dengan mencobakan produknya ke calon konsumen secara gratis.

Kultur ini membantu Natalia Dian dalam memasarkan produk Jafra.

"Saat masa pandemi sekarang, kebiasaan itu tidak bisa dilakukan. Kalaupun bisa, ya sangat terbatas karena harus ketat prokesnya," ucap Natalia Dian.

Natalia Dian saat berpose di Seoul, Korea Selatan, bersama rekan bisnisnya disela jalan-jalan buah kerja kerasnya menjalankan bisnis skincare Jafra Cosmetics. Keputusan Natalia Dian Restuti Tanjung Sari untuk meninggalkan pekerjaan kantoran di salah satu bank BUMN membawanya ke bisnis kosmetik Jafra.
Natalia Dian saat berpose di Seoul, Korea Selatan, bersama rekan bisnisnya disela jalan-jalan buah kerja kerasnya menjalankan bisnis skincare Jafra Cosmetics. Keputusan Natalia Dian Restuti Tanjung Sari untuk meninggalkan pekerjaan kantoran di salah satu bank BUMN membawanya ke bisnis kosmetik Jafra. (Dokumentasi Pribadi)

Bisnis yang dilakoni Natalia Dian ikut terpukul pandemi.

Omzetnya bahkan menurun hingga 50 persen. Bisnis Jafra yang biasanya bisa dikerjakan offline dan online, kini hanya bisa dikerjakan secara online.

"Tim yang biasa kerja offline mulai rontok," katanya.

Sejak awal pandemi, Natalia Dian mulai mengubah gayanya berjualan dengan memperbesar kapasitas online.

Baca juga: Efek Penggunaan Bedak Tabur Mengandung Royal Jelly dan Madu di Kulit Wajah

Baca juga: Kulit Wajah Gampang Muncul Jerawat, Ini yang Dilakukan Dea Ananda Supaya Tetap Cantik

Beruntung, bisnis Jafra ini bisa dikerjakan secara online, misalnya dengan live make up class.

"Mereka yang mau beradaptasi, tetap bisa menjalankan bisnis Jafra dari rumah," ujar Natalia Dian.

Hasilnya memang tidak langsung terasa, tapi lama-kelamaan calon konsumen mulai menyadari bahwa tidak harus mencoba langsung.

Baca juga: Tidak Hanya Kaum Hawa, Billy Davidson Merawat Kulit Wajah Untuk Menunjang Penampilan

Baca juga: Konsumsi Bone Broth Jadi Trend Baru, Kuliner Lezat untuk Dukung Kesehatan, Diet dan Kecantikan

Cukup dengan testimoni pemakai produk, mereka akan memutuskan untuk membeli.

"Selama satu tahun pandemi ini bisnis skincare Jafra tidak semakin menurun, bahkan semakin naik atau mulai kembali pulih seperti semula," katanya.

Bagi Natalia Dian, skincare masih tergolong kebutuhan yang harus diutamakan, terutama perempuan.

Baca juga: Jessica Mila Lirik Bisnis Kecantikan dan Perawatan Rambut hingga Sering Berbagi Tips ke Warganet

Baca juga: Alit Purnawan dan Candra Dewi Maharani Wujudkan Mimpi, Kembangkan Bisnis Kecantikan Mulai dari Nol

"Skincare sudah seperti kebutuhan primer bagi kaum hawa," ujar Natalia Dian.

Menurutnya, bisnis skincare adalah bisnis yang tahan banting ditengah pandemi.

"Saat bisnis lain harus gulung tikar, bisnis skincare mampu bertahan ditengah badai," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved