Breaking News:

Virus Corona

377 Bidan Meninggal Akibat Covid-19 Sejak Maret 2020, Paling Banyak yang Bertugas di Puskesmas

50 persen bidan yang meninggal akibat Covid-19, kata Emi, bertugas di Puskesmas. Sementara 20 persen lainnya bertugas di rumah sakit.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN
Sebanyak 377 bidan meninggal akibat terpapar Covid-19, sejak awal pandemi Covid-19 pada Maret 2020, hingga pertengahan Agustus 2021. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sebanyak 377 bidan meninggal akibat terpapar Covid-19.

Ketua Umum PP Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Emi Nurjasmi mengatakan, data ini tercatat sejak awal pandemi Covid-19 pada Maret 2020, hingga pertengahan Agustus 2021.

"Sampai saat ini, data terakhir ya pertengahan Agustus ini 377 bidan yang meninggal, yang memang terkonfirmasi Covid-19," ujar Emi dalam webinar MNC Trijaya, Sabtu (21/8/2021).

Baca juga: Dituntut 7 Bulan Bui, Kivlan Zen: Kalau Saya Bersalah Pasti Dihukum Mati, Minimal 20 Tahun

50 persen bidan yang meninggal akibat Covid-19, kata Emi, bertugas di Puskesmas. Sementara 20 persen lainnya bertugas di rumah sakit.

Kemudian, 20 persennya lainnya bertugas di klinik-klinik bidan mandiri atau praktik mandiri.

Sebanyak 10 persen lainnya bertugas di Dinas Kesehatan, menjadi dosen pembimbing mahasiswa, dan lain-lain.

Baca juga: Jokowi: Covid-19 Sangat Sulit Diduga dengan Kalkulasi Apapun, karena Barangnya Enggak Kelihatan

Meski begitu, Emi belum bisa dapat memastikan para bidan itu meninggal akibat terpapar Covid-19 saat bertugas atau dari tempat lain.

"Nah, itu yang kita enggak belum melakukan apa namanya, analisis terhadap itu."

"Tapi paling tidak mereka terpapar Covid, iya," papar Emi.

Baca juga: 53 Teroris yang Diciduk Densus 88 Berniat Beraksi Saat HUT ke-76 RI

Dirinya meminta pemerintah memberikan perlindungan lebih kepada bidan serta tenaga kesehatan lainnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved