Breaking News:

Berita Nasional

Ulama NU: Nilai Kebersamaan dan Persaudaraan di Papua Terus Diwariskan melalui Pendidikan

Menurutnya, Islam telah ada di Papua sejak abad 15 melalui interkasi dengan Kerajaan Tidore.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Ist
Webinar bertajuk Religions Education and the challenge of harmony In papua-indonesia and cape-town-south Africa: A comparison pada Rabu (18/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perwakilan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua menyatakan, nilai kebersamaan dan persaudaraan di Bumi Cendrawasih terus diwariskan pada generasi baru melalui pendidikan.

Di Papua, agama merupakan bagian penting pada sistem sosio-kultural masyarakat yang didasarkan pada prinsip satu tungku tiga batu.

Frasa tungku artinya kehidupan di wilayah Papua, sedangkan frasa batu artinya pemerintah, adat, dan agama.

Baca juga: Sepakat Jokowi Tak Bisa Dijatuhkan karena Alasan Covid-19, Ketum PBNU: Kami Punya Pengalaman Pahit

Selain itu, frasa tiga batu juga biasa diasosiasikan dengan tiga agama yaitu Islam, Kristen, dan Katolik.

“Harmoni di pemerintahan Papua juga tergambar dalam istilah satu tungku tiga batu, di mana tiga batu tersebut merupakan perwakilan Islam, Kristen dan katolik,” kata Ketua PWNU Papua Toni Wanggai.

Hal itu dikatakan Toni dalam webinar bertajuk Religions Education and the challenge of harmony In papua-indonesia and cape-town-south Africa: A comparison pada Rabu (18/8/2021).

Kata Toni, pembagian kekuasaan dilakukan dengan dasar tersebut dengan Gubernur Papua memeluk agama Kristen, Wakil Gubernur seorang muslim dan Sekda Papua memeluk Katolik atau sebaliknya.

“Pendekatan kultural tersebut terus diwariskan melalui berbagai jalur khususnya pendidikan,” ujar anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) ini.

Baca juga: Wasekjend PBNU: Penyebaran Informasi Kondisi Muslim di Uighur China Lebih Banyak Propagandanya

Menurutnya, Islam telah ada di Papua sejak abad 15 melalui interkasi dengan Kerajaan Tidore.

Kemudian pada abad 16 terbentuk kerajaan-kerajaan Islam yang terletak di Raja Ampat.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved