Breaking News:

Survei Nasional SMRC: Tingkat Kepercayaan Publik Rendah, Nilai Kinerja Kejaksaan Semakin Buruk

Hal itu hasil survei yang telah diadakan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk penilaian' Sikap Publik terhadap Kinerja Kejaksaan'.

Editor: Mohamad Yusuf
Tribunnews/Herudin
Kantor Kejaksaan Agung, di Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga penegak hukum tidak terlalu tinggi, meskipun yang percaya masih di atas 50%.

Hal itu hasil survei yang telah diadakan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk penilaian' Sikap Publik terhadap Kinerja Kejaksaan'.

Oleh karena itu, kinerja Kejaksaan RI pun kembali disorot publik.

Baca juga: Ungkap Bahaya Pencetakan Kartu Sertifikat Vaksin, Pakar Keamanan Siber Minta Pemerintah Turun Tangan

Baca juga: CATAT! Ganjil Genap di Jakarta Diberlakukan Lagi Mulai Hari Kamis Ini, Berikut Lokasi dan Waktunya

Baca juga: Tas Youtuber Doni Salmanan Hilang, Janjikan Rp100 Juta Bagi yang Menemukan, Memang Apa Isinya?

Survei dengan menggunakan telepon ini dilakukan pada 31 Juli sampai 2 Agustus 2021 dengan 1.000 responden yang dipilih secara acak mendapati beberapa temuan menarik.

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, dalam keterangan persnya, Kamis 19 Agustus 2021 menyebut bahwa hanya 61% warga yang sangat atau cukup percaya pada pengadilan.

Masih ada 35% yang kurang atau tidak percaya. Selebihnya, 4% warga tidak dapat memberi penilaian.

"Adapun lembaga kejaksaan, warga yang mengaku sangat atau cukup percaya hanya 59%. Masih cukup banyak warga yang kurang atau tidak percaya pada lembaga ini, yakni sebesar 36%," kata Deni.

Menurut Deni, meskipun masih di atas 50%, tingkat kepercayaan warga terhadap lembaga-lembaga penegak hukum tidak terlalu tinggi.

Hal ini sejalan dengan temuan lain, yaitu bahwa warga pada umumnya kurang positif dalam menilai kondisi penegakan hukum di negara kita sekarang ini.

Deni mengemukakan bahwa yang menilai kondisi penegakan hukum sekarang buruk/sangat buruk 41.2%, lebih banyak dibanding yang menilai baik/sangat baik 25.6%.

Sementara yang menilai sedang 30.1%, dan yang tidak menjawab sekitar 3.2%.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved