Breaking News:

Curanmor

Polisi tak Pernah Olah TKP Kasus Curanmor di Jakarta Timur Selama Satu Bulan Terakhir

Masyarakat yang jadi korban curanmor di Jakarta Timur kesal, sebab kasus yang mereka alami tak ada tindak lanjut dari polisi meski sudah lapor.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Ilustrasi aksi curanmor - Korban curanmor di Jakarta Timur kesal karena tidak ada tindak lanjut dari kepolisian. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Selama satu bulan, aksi pencurian sepeda motor di wilayah Jakarta Timur sudah terjadi kurang lebih lima kali.

Para korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polisi, tapi tidak juga ada tindak lanjut pengungkapan kasus pencurian sepeda motor.

Baca juga: Sebut Penyelidikan Komnas HAM Gugur Demi Hukum, Natalius Pigai: Pegawai Negara Tak Punya HAM

Pertama, kasus pencurian yang terjadi di Jalan Aksi di Jalan Otista Raya, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur terekam CCTV pada 16 Juli 2021.

Dalam rekaman CCTV, pelaku beraksi hanya membutuhkan waktu 50 detik untuk menggondol sepeda motor Yamaha R15.

Korban bernama Adi Chandra sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Jatinegara.

Tapi aparat kepolisian tidak kunjung datang untuk melakukan olah TKP.

Kasus kedua, pencuri sepeda motor beraksi di Jalan Kenanga I RT 12/12, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo pada 6 Agustus 2021.

Aksi pencuri sepeda motor ini juga terekam CCTV disekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Dinas Kesehatan Kota Tangerang Akui Kebijakan PPKM Mampu Menurunkan Kasus Covid-19

Hendra pemilik sepeda motor Honda Vario 125 sudah melapor, tapi tidak juga ada polisi yang datang untuk olah TKP.

Ketiga, kasus pencurian sepeda motor di kost Jalan Waringin Dua, Kecamatan Pulogadung, pada 15 Agustus 2021 pagi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved