PPKM Darurat

Mudahkan Masyarakat Masuk Mal Disperindag Kota Bekasi Minta Pusat Perbelanjaan Buka Gerai Vaksinasi

Terlebih lagi, sertifikat vaksinasi kini telah menjadi syarat utama tak hanya untuk bisa memasuki kawasan mal, namun juga objek vital lainnya.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Antrean masuk Metropolitan Mall Bekasi saat hari pertama diperbolehkannya kembali beroperasi di masa perpanjangan PPKM Level 4. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Diperbolehkannya kembali mal beroperasi diharapkan Pemkot Bekasi bisa dimanfaatkan pengelola untuk membuka gerai vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, Tedy Hafni, menjelaskan aturan tersebut atas permintaan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

"Atas yang sudah disampaikan Pak Wali Kota, bahwa mereka harus menyiapkan gerai vaksin, gerai vaksin itu tujuannya seperti itu," kata Tedy saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Kamis (19/8/2021).

Dibukanya gerai vaksinasi, sambungnya, menguntungkan para pengelola mal yang akan berdampak pada semakin banyaknya masyarakat yang bisa memasuki kawasan mal.

"Salah satu persyaratannya itu kan yang boleh masuk itu yang sudah divaksin, dan juga untuk memudahkan masyarakat masuk mall, ya kita minta mereka untuk memfasilitasi dengan membuka gerai-gerai vaksinasi di mal," ucapnya.

Terlebih lagi, sertifikat vaksinasi kini telah menjadi syarat utama tak hanya untuk bisa memasuki kawasan mal, namun juga objek vital lainnya.

"Karena memang bukan hanya program pemerintah saja, tapi itu merupakan kebutuhan mereka, bukan kebutuhan untuk masuk mall saja," kata Tedy.

Beberapa mal seperti Metropolitan Mall Bekasi telah menyediakan gerai tersebut.

Tedy mengharapkan agar mal lain juga mencontoh hal serupa.

Ikuti aturan pemda

Amran Nukman Pimpinan Unit Metropolitan Mall Bekasi menjelaskan pihaknya mengkuti aturan yang ditetapkan pemerintah daerah ihwal kapasitas maksimal jumlah pengunjung.

Diketahui bahwa Pemkot Bekasi membatasi pengunjung pusat perbelanjaan hingga 50 persen pada masa perpanjangan PPKM level 4.

"Alhamdulilah atas izin pemerintah akhirnya PPKM ini statusnya perpanjang tetapi mal di Bekasi sudah boleh beroperasi. Memang ada beberapa aturan yang harus kita patuhi, yang ditentukan oleh pemerintah pusat maupun pemda Kota Bekasi dan itu semua kita patuhi," ucap Amran saat ditemui di lokasi, Rabu (18/8/2021).

Amran menuturkan kapasitas daya tampung maksimal Metropolitan Mall Bekasi mencapai 50-60 ribu orang di satu waktu.

Oleh sebab itu, kini pihaknya hanya diperbolehkan dikunjungi sebanyak kurang dari 30 ribu orang.

Pemantauannya, sambung Amran, dilakuka  melalui aplikasi peduli lindungi di mana setiap masyarakat yang telah melakukan check-in, akan otomatis terdata.

"Dengan aplikasi peduli lindungi, itu di situ kelihatan. Bahwa kapasitas kami bisa sampai 60 ribu orang satu hari. Itu ketahuan, jadi kalau scan pas masuk mal, ketahuan hari ini orang ke berapa. Kalau sudah 30 ribu orang, kami setop, tunggu ada orang yang check-out dulu," ungkapnya.

Baca juga: Sudah Vaksin Tapi Belum Punya Aplikasi PeduliLindungi, Pengunjung Tak Bisa Masuk Mal SGC Cikarang

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved