Breaking News:

Virus Corona

Kabareskrim Ancam Tutup Permanen Penyedia Jasa Tes PCR yang Pasang Tarif Lebihi Harga Pemerintah

Agus mengatakan, pengawasan implementasi kebijakan tersebut akan dilakukan oleh jajaran kepolisian yang tersebar di seluruh Indonesia.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto meminta masyarakat melapor, jika ada penyedia jasa tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk tes Covid-19, yang mematok harga melebihi batas harga yang baru dari pemerintah. 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI  - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto meminta masyarakat melapor, jika ada penyedia jasa tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk tes Covid-19, yang mematok harga melebihi batas harga yang baru dari pemerintah.

“Mohon partisipasi masyarakat."

"Ini sangat kami harapkan untuk menginformasikan bila ada penyedia jasa PCR yang menetapkan tarif di atas yang sudah ditetapkan pemerintah,” kata Komjen Agus, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Jokowi Diminta Ambil Alih TWK Pegawai KPK, Moeldoko: Jangan Semua Persoalan Lari ke Presiden

Agus mengatakan, pengawasan implementasi kebijakan tersebut akan dilakukan oleh jajaran kepolisian yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kami sudah memerintahkan jajaran mulai dari Mabes Polri hingga daerah, untuk memantau dan mengawasi hal ini," ujarnya.

Agus mengatakan, Polri dan jajaran adalah tangan-tangan negara untuk melakukan pengamanan dan pengawasan dalam pelaksanaan harga tes PCR, agar tak ada pihak yang menetapkan harga di atas yang sudah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Moeldoko: Presiden Tak Pernah Pusing dengan Kritik, tapi Jangan Sembarangan Bicara

"Saya meminta penyedia jasa tes swab PCR dapat mematuhi dan melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut."

"Tentunya, kesadaran ekosistem kesehatan khusus PCR harus segera melakukan adaptasi, dengan mematuhi dan melaksanakan keputusan tarif tertinggi oleh pemerintah,” paparnya.

Jika tidak, Agus memastikan akan menindak dan menutup jasa penyedia jasa tes PCR itu secara permanen.

Baca juga: Muncul Isu Pemilu 2024 Diundur Hingga 2027, Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN Membantah

"Karena mengambil keuntungan berlebih di tengah pandemi," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved