Breaking News:

Virus Corona Bodebek

Kasus Covid-19 Semakin Melandai, Rahmat Effendi Susun 'Roadmap' Pembukaan Mal di Bekasi

Kasus Covid-19 Semakin Melandai, Rahmat Effendi Susun 'Roadmap' Pembukaan Mal di Bekasi. Berikut Selengkapnya

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai memimpin upacara HUT Ke-76 Republik Indonesia di Kantor Pemkot Bekasi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Selasa (17/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Kasus covid-19 semakin melandai, Pemerintah Kota Bekasi kini tengah mempersiapkan roadmap (panduan) pembukaan mal di masa kebijakan PPKM Level 4.

Adanya pembukaan kembali mal merupakan salah satu perubahan aturan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang dilaksanakan pada 17-23 Agustus 2021.

"Kita sudah susun roadmap-nya, kapan bukan akan kita awasi ketat," ucap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada wartakota, Selasa (17/8/21) kemarin.

Kata Pepen, untuk saat ini Kota Bekasi diperpanjangan PPKM Level 4 hingga 23 Agustus 2021 mendatang masih dalam Level 4 dengan pembatasan ketat penutupan kegiatan usaha.

Namun, ia juga mengungkapkan akan ada kebijakan pelonggaran seperti pembukaan mal, terdapat pula perubahan operasional kafe, restoran, dan usaha sejenisnya.

"(Pelonggaran) ya itu saya lihat untuk ekonomi berjalan, kayak mal (nanti) pengunjungnya dibatasi," ucapnya.

Baca juga: Kementerian PUPR Segera Siapkan DED untuk Normalisasi Kali Jambe di Bekasi

Dengan begitu, terdapat sebuah syarat yang cukup ketat bagi pengunjung mal, yakni diwajibkan untuk membawa sertifikat vaksinasi Covid-19.

"Seperti mal itu pengunjungnya dibatasi, lalu sudah wajib vaksin," ucap Rahmat.

Lanjutnya, ia juga mengungkapkan bahwa dengan mengupayakan pengendalian pandemi Covid-19 dan protokol kesehatan (prokes) tetap berjalan diharapakan kegiatan ekonomi  juga harus segera bangkit, agar pertumbuhan ekonomi dapat kembali berjalan normal.

Baca juga: Kejar Terget, Kelurahan Petamburan Genjot Vaksinasi Covid-19 di Kalangan Warga

"Kita kan sekarang sedang mengalami pandemi yang sangat berat hingga meluluhlantakkan aspek sosial, ekonomi, walau bagaimanapun ekonomi harus tumbuh," ungkapnya.

Ia juga mengklaim, bahwa dalam dua hari terakhir di wilayahnya tidak ditemukan kasus kematian akibat Covid-19.

"Artinya sudah jauh menurun dan dua hari ini tidak ada angka kematian karena Covid-19 ya Alhamdulillah," ucapnya. (m27)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved