Vaksin Covid19

Menlu Retno Marsudi Sebut Indonesia Telah Terima 185 Juta Dosis Vaksin Sebagai Hasil dari Diplomasi

Pemerintah Indonesia sedang fokus memberikan vaksin Covid-19 kepada rakyat di Tanah Air untuk memutus penyebaran virus corona.

Editor: Sigit Nugroho
instagram @retno_marsudi
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang fokus memberikan vaksin Covid-19 kepada rakyat di Tanah Air untuk memutus penyebaran virus corona.

Salah satu langkah untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 adalah dengan mengimpor pasokan vaksin.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan bahwa langkah diplomasi terus dilakukan pemerintah untuk mendapatkan pasokan vaksin Covid-19 dari luar negeri.

Menurut Retno, langkah ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan vaksin untuk Indonesia.

"Tentunya, diplomasi Indonesia bekerja 'day and night' untuk mengamankan vaksin bagi rakyat Indonesia, baik melalui jalur bilateral maupun jalur multilateral," ujar Retno dalam Congress of Indonesian Diaspora, Sabtu (14/8/2021).

Retno mengungkapkan hingga 13 Agustus 2021, pemerintah telah menerima 185 juta dosis.

Vaksin yang diterima dari luar negeri tersebut dalam bentuk vaksin jadi maupun bentuk vaksin curah.

Menurut Retno, upaya mendapatkan pasokan vaksin Covid-19 dari negara lain saat ini tidak mudah.

Baca juga: Polsek Sawah Besar Bersama Petugas Medis Lakukan Aksi Door to Door Vaksin Covid-19

Baca juga: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi: Dunia Tidak Siap Hadapi Pandemi Berskala Sebesar Seperti Saat Ini

Baca juga: Warga Antusiasi Ikut Vaksinasi Merdeka, Polsek Cilandak Optimis Seluruh Warga Cilandak Kebal Covid19

"Tentu tidak mudah teman-teman untuk mengamankan pasokan vaksin bagi kita. Kita masih harus terus bekerja mengamankan pasokan ini hingga betul-betul dapat mencukupi kebutuhan masyarakat," tutur Retno.

Hingga saat ini, kata Retno, Indonesia telah menyuntikan lebih dari 80 juta dosis vaksin.

Jumlah tersebut setara 28,6 persen dari total populasi Indonesia.

"Indonesia tercatat Sebagai negara terbesar ke-10 yang telah menyuntikan lebih dari 80 juta dosis vaksin," ungkap Retno.

Selain mengamankan pasokan vaksin, Retno mengatakan pemerintah juga menyuarakan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara di dunia.

Langkah ini dilakukan untuk mendorong akses vaksin bagi negara berkembang.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved