Kemiskinan

Andika Hazrumy Sebut Pemprov Banten Berkomitmen dalam Penanggulangan Kemiskinan

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menegaskan Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen dalam penanggulangan kemiskinan.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan pihaknya berkomitmen mengatasi kemiskinan di wilayahnya. Ini dibuktikan melalui anggaran dan kebijakan. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menegaskan Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen dalam penanggulangan kemiskinan.

Hal itu diungkap Wagub Andika dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Banten Septo Kalnadi saat menyambut Kunjungan Kerja Menteri Sosial Tri Rismaharini ke Pondok Pesantren Al Quran Bai Mahdi Sholeh Makmun, Pabuaran, Kabupaten Serang, Jum’at (13/8/2021). 

Baca juga: Konsumsi Minuman Suplemen Energi untuk Orang-orang Berolahraga Keras dan Intensitas Tinggi

“Pemprov Banten memiliki komitmen dalam penanggulangan kemiskinan," ujarnya.

"Komitmen tersebut dibuktikan dengan kebijakan koordinasi dan kebijakan angaran," imbuhnya.

"Salah satunya yaitu dukungan anggaran bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat Banten sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS),” ungkapnya.

Data BPS Provinsi Banten, lanjutnya, menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin terus mengalami penurunan.

Dari 9,22 persen pada tahun 2003 menjadi 4,94 persen pada bulan September 2019.

Salah satu program prioritas yang dijalankan adalah program bantuan Jamsosratu. 

Baca juga: Airlangga Hartarto Instruksikan Kepala Daerah Kader Golkar Bekerja Keras Tangani Covid-19

“Namun, dampak pandemi Covid-19 pada Maret 2021, angka kemiskinan di Provinsi Banten kembali naik mencapai 6,66 persen," ujarnya.

"Hal ini mengharuskan Pemprov Banten mengoptimalkan program-program untuk mengurangi angka kemiskinan melalui bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pemberdayaan UMKM,” papar Septo. 

Data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, lanjutnya,  pada 11 Agustus 2021 terdapat lima wilayah Kabupaten/Kota masuk Zona Oranye risiko penyebaran Covid-19.

Diantaranya Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Serang.

Sedangkan tiga wilayah Kabupaten/Kota masuk zona merah yaitu Kota Serang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang. 

Baca juga: Kategori Usia Produktif Paling Banyak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi, Berikut Rincian Selengkapnya

“Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir agar masyarakat dapat kembali menjalankan rutinitas dengan aman dan produktif,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved