Breaking News:

Pandemi Virus Corona

Kemenkeu Punya 'Kendaraan' Penyelamat UMKM saat Pandemi Virus Corona

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) ternyata memiliki 'kendaraan' mengatasi UMKM yang jeblok saat ini.

Editor: Valentino Verry
Kompas TV
Menteri Keuangan Sri Mulyani memiliki cara jitu untuk mengatasi UMKM yang terdampak PPKM. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) memberikan penugasan kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sebagai satu di antara special mission vehicle (SMV).

Tujuan penugasan terhadap 'kendaraan' tersebut untuk mengelola program penyelamatan ekonomi nasional melalui penjaminan pemerintah (jaminah) dan penugasan khusus ekspor untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca juga: Warga Resah, Berulang Kali Laporkan Aksi Curanmor, Polsek Ciracas Tidak Kunjung Bergeming

Di tengah situasi pandemi Covid-19, sektor UMKM harus bertahan untuk menyangga kebutuhan ekonomi para pelaku usaha termasuk rantai pasok yang melibatkan jutaan pekerja.

“Pemerintah melalui DJKN berkolaborasi bersama semua pihak, termasuk special mission vehicle Kemenkeu yang juga punya peran dalam pengembangan UMKM yaitu LPEI," ujar Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Rionald Silaban melalui laman kemenkeu.go.id, Jumat (13/8/2021).

Tanggung jawab dari kementerian pimpinan Menteri Keuangan Sri Mulyani ini diberikan dalam hal pendanaan dan pembiayaan.

Hal tersebut dilakukan agar bisa mengelola program penjaminan pemerintah dan penugasan khusus ekspor kepada UMKM yang terdampak Covid-19, sehingga mereka dapat mempertahankan kegiatan operasionalnya.

"Program ini secara garis besar juga diharapkan dapat mendorong program pemulihan ekonomi nasional,” pungkas Rionald.

Sebelumnya, Sri Mulyani menyatakan ada beberapa sektor kena hantaman PPKM di 2021. 

Baca juga: Terpuruk Imbas PPKM, 15.000 Pedagang Kecil di Kabupaten Bekasi Bakal Terima Bantuan Rp 1 Juta

Yakni sektor perdagangan, transportasi, hotel dan restoran atau dalam sektor produksi biasanya disebut akomodasi dan makanan minuman. 

"Secara sektoral, PPKM darurat akan memberikan dampak ke sektor-sektor yang sangat tergantung ke mobilitas masyarakat," ujarnya saat konferensi pers "KSSK Triwulan III 2021" secara virtual, Jumat (6/8/2021). 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved