Berita Nasional

BPIP Bikin Lomba Menulis Bertema Hormat Bendera Menurut Hukum Islam, FZ:Ini Produk Islamophobia Akut

Fadli Zon memandang, ada upaya untuk menuduh Islam mempermasalahkan hormat kepada bendera dan menyanyikan lagu Indonesia raya.

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Istimewa
Fadli Zon 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Anggota DPR RI dari Gerindra, Fadli Zon memprotes tema lomba penulisan yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dalam poster yang diunggah akun @BPIP RI, badan itu mengumumkan lomba penulisan artikel tingkat nasional itu digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2021 Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Namun, yang menjadi sorotan adalah tema yang diusung dalam kompetisi tersebut.

Ada dua tema utama yang dipersyaratkan.

Baca juga: Yunarto Geram kepada Buzzer yang Framming Hasil Survei Kepuasan kepada Pemerintah Seolah Tinggi

Baca juga: Tawuran di Kemayoran Batal Digelar Setelah Polisi Datang, Massa Kocar-kacir, Satu Pemuda Ditangkap

Tema pertama, Hormat Bendera Menurut Hukum Islam. 

Adapun tema kedua, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam.

Fadli Zon menyebut, pemilihan tema yang diangkat tersebut membuktikan bahwa BPIP sangat dangkal dalam memahami antara Islam dan Pancasila.

Bahkan, Fadli Zon memandang, ada upaya untuk menuduh Islam mempermasalahkan hormat kepada bendera dan menyanyikan lagu Indonesia raya.

"Tema lomba BPIP ini menunjukkan betapa dangkalnya BPIP memahami Islam dan Pancasila. Ini produk Islamophobia akut dan cenderung menuduh Islam mempermasalahkan hormat bendera dan lagu kebangsaan Indonesia Raya," tulis Fadli Zon di Twitter, dikutip pada Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Soroti Keadaan Bangsa, AHY: Belum Ada Tanda Pandemi Reda, Ekonomi Rakyat Masih Terpuruk

Fadli Zon pun meminta agar BPIP merubah tema lomba penulisan tersebut karena berpotensi memecah-belah bangsa.

"Segeralah ganti tema agar tidak memecah belah bangsa," imbuhnya

Baca juga: Ada Masyarakat yang Tak Percaya Covid-19, Wapres Ma’ruf Amin Sebut Karena Pengaruh Fenomena Global

Baca juga: Kini Jomblo, Si Seksi Anya Geraldine Blak-blakan, Mantan Pacar Larang Dirinya Beragedan Ciuman

Selain Fadli Zon, banyak warganet yang mempermasalahkan pemilihan tema dalam lomba berhadiah Rp5 juta tersebut.

Sebagian menanyakan apa motif BPIP yang membandingkan dua sudut pandang seorang pemeluk agama dalam bernegara dan bernegara.

Lainnya menganggap bahwa tema tersebut hanya akan menimbulkan perdebatan bahkan bisa memecahbelah kerukunan masyarakat.

Baca juga: Laksamana Yudo Margono Disebut Calon Terkuat Panglima TNI, Ubedilah Badrun Beberkan Analisanya

"Saya jadi penasaran melihat cara berpikir anggota lembaga ini… bikin lomba tapi ga ada kaitannya… lagi mau ngumpulin bahan buat alasan ya??? Malu sekali saya," tulis @AwudM

"Kenapa mencari tema yg seakan 'membenturkan' Pancasila dg Islam? Tdk adakah tema lain yg lebih 'pas'?" tulis @Triyanto805

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved