Berita Nasional

Akun Twitter BPIP Dibully usai Umumkan Lomba Menulis Bertema 'Hormat Bendera Menurut Hukum Islam'

Fadli Zon menyebut, pemilihan tema yang diangkat tersebut membuktikan bahwa BPIP sangat dangkal dalam memahami antara Islam dan Pancasila.

Editor: Feryanto Hadi
Twitter @BPIPRI
Poster pengumuman lomba menulis BPIP 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Akun Twitter Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendapatkan protes keras dari para warganet terkait lomba penulisan yang dimumkan oleh akun tersebut.

Dalam poster yang diunggah akun @BPIP RI, badan itu mengumumkan lomba penulisan artikel tingkat nasional itu digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2021 Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Namun, yang menjadi sorotan adalah tema yang diusung dalam kompetisi tersebut.

Ada dua tema utama yang dipersyaratkan.

Baca juga: Yunarto Geram kepada Buzzer yang Framming Hasil Survei Kepuasan kepada Pemerintah Seolah Tinggi

Baca juga: Tawuran di Kemayoran Batal Digelar Setelah Polisi Datang, Massa Kocar-kacir, Satu Pemuda Ditangkap

Tema pertama, Hormat Bendera Menurut Hukum Islam. 

Adapun tema kedua, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam.

Sejumlah warganet juga mempermasalahkan pemilihan tema dalam lomba berhadiah Rp5 juta tersebut.

Sebagian menanyakan apa motif BPIP yang membandingkan dua sudut pandang seorang pemeluk agama dalam bernegara dan bernegara.

Lainnya menganggap bahwa tema tersebut hanya akan menimbulkan perdebatan bahkan bisa memecahbelah kerukunan masyarakat.

Baca juga: Laksamana Yudo Margono Disebut Calon Terkuat Panglima TNI, Ubedilah Badrun Beberkan Analisanya

"Saya jadi penasaran melihat cara berpikir anggota lembaga ini… bikin lomba tapi ga ada kaitannya… lagi mau ngumpulin bahan buat alasan ya??? Malu sekali saya," tulis @AwudM

"Kenapa mencari tema yg seakan 'membenturkan' Pancasila dg Islam? Tdk adakah tema lain yg lebih 'pas'?" tulis @Triyanto805

Adapula warganet yang memberikan saran ide agar BPIP tidak menjadi bahan bullyan dari netizen.

Baca juga: Mengundurkan Diri dari Komisaris Garuda Indonesia, Yenny Wahid: Masalahnya Seabrek-abrek

"Gue kasih ide tema yak, biar gak dibully netizen.. - Semangat gotong royong santri dalam menghadapi krisis pandemi. - Pendidikan pesantren dalam pencegahan tindakan korupsi," tulis @qoidf12

Kritik dari Fadli Zon

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved