Breaking News:

Ganjil Genap Jakarta

GANJIL Genap di Jakarta Masa PPKM Berlaku Seharian di 8 Ruas Jalan, Beda dengan Gage Normal

Kebijakan ganjil genap di Jakarta diberlakukan pada masa PPKM Jawa-Bali di delapan ruas jalan, berlaku 12-16 Agustus pukul 06:00-20:00 WIB.

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
tmcpoldametro
Kebijakan ganjil genap di Jakarta diberlakukan pada masa PPKM Jawa-Bali di delapan ruas jalan. Ganjil genap berlaku 12-16 Agustus 2021 pukul 06:00-20:00 (seharian). 

12. Jalan Hayam Wuruk

13. Jalan Majapahit

14. Jalan Sisingamangaraja

15. Jalan Panglima Polim

16. Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang

17. Jalan Suryopranoto

18. Jalan Balikpapan

19. Jalan Kyai Caringin

20. Jalan Tomang Raya

21. Jalan Pramuka

22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Jalan Diponegoro

23. Jalan Kramat Raya

24. Jalan Stasiun Senen

25. Jalan Gunung Sahari

Tekan Mobilitas Kendaraan

Kebijakan sistem ganjil genap kendaraan mulai diberlakukan kembali di kawasan Jakarta, mulai hari ini Kams, 12 Agustus 2021.

Kebijakan ganjil genap kembali itu dilakukan bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya (PMJ).

"Kebijakan peraturan pelat nomor kendaraan ganjil genap ini kembali kami berlakukan seiring dengan penerapan perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) periode 10-16 Agustus 2021," kata Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo Dirlantas Polda Metro Jaya ketika dikonfirmasi Warta Kota, Kamis (12/8/2021).

Dengan pemberlakukan kebijakan ganjil genap kembali ini, Sambodo berharap bisa juga untuk membatasi mobilitas kendaraan ganjil-genap pada pukul 06.00-20.00 WIB, hingga bisa menekan penyebaran kasus Covid-19.

Kebijakan ganjil genap ini diberlakukan mulai 12 Agustus hingga 16 Agustus 2021.

Di mana sebelumnya, Sambodo menyebut bahwa pihaknya telah menutup 100 pos penyekatan PPKM saat penerapan aturan plat nomor ganjil-genap ini kembali diberlakukan.

"Kebijakan ganjl genap ini hanya untuk kendaraan roda empat, tidak berlaku untuk kendaraan roda dua," jelasnya.

Seperti diketahui, kebijakam sistem ganjl genap dihentikan sementara sejak Maret 2020 lalu di awal masa pandemi Covid-19.

Kendaraan yang boleh melintas di kawasan kebijakan ganjil genap:

1. Kendaraan membawa masyarakat disabilitas

2. Kendaraan ambulans

3. Kendaraan pemadam kebakaran

4. Kendaraan angkutan umum pelat kuning

5. Kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik

6. Sepeda motor

7. Kendaraan angkutan barang khusus bahan bakar minyak dan gas

8. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara Republik Indonesia

9. Kendaraan dinas operasional berpelat dinas, TNI dan Polri

10. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang jadi tamu negara

11. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas

12. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri, seperti kendaraan pengangkut uang dengan pengawasan dari Polri

13. Kendaraan petugas kesehatan penanganan Covid-19 selama masa penanggulangan bencana nasional yang diakibatkan oleh penyebaran Covid-19

14. Kendaraan mobilisasi pasien Covid-19

15. Kendaraan mobilisasi vaksin Covid-19

16. Kendaraan pengangkut tabung oksigen

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved