Breaking News:

Buronan KPK

Interpol Duga Harun Masiku Sembunyi di Negara Anggota ASEAN Atau Asia Pasifik

Amur mengungkapkan, beberapa negara anggota Interpol sudah merespons red notice terhadap buronan KPK Harun Masiku.

Editor: Yaspen Martinus
KPU
Interpol terbitkan red notice atas nama Harun Masiku. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Amur Chandra Juli Buana menduga Harun Masiku bersembunyi di negara ASEAN atau Asia Pasifik.

"Wilayah negara tetangga ASEAN terdekat, dan kemungkinan besar dijadikan tempat persembunyian dan wilayah Asia Pasifik," kata Amur kepada wartawan, Rabu (11/8/2021).

Amur mengungkapkan, beberapa negara anggota Interpol sudah merespons red notice terhadap buronan KPK Harun Masiku.

Baca juga: DAFTAR Terbaru 201 Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan Membara

"Sudah beberapa negara merespons permintaan kita."

"Jumlah negaranya tidak bisa saya sebutkan," kata Amur kepada wartawan, Rabu (11/8/2021).

Amur menuturkan, negara-negara yang telah menanggapi red notice terhadap eks politikus PDIP Harun Masiku menyatakan buronan KPK itu tidak pernah melintas di negara mereka.

"Menyatakan bahwa subjek belum ditemukan dalam data perlintasan di negara mereka," jelasnya.

Penyidik yang Minta Red Notice Harun Masiku Tak Dipajang di Website Interpol

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Amur Chandra Juli Buana, menjelaskan alasan nama Harun Masiku tidak ada dalam situs resmi interpol, meskipun red notice sudah diterbitkan.

Amur mengakui saat mengajukan permohonan penerbitan red notice kepada markas besar Interpol di Lyon, Prancis, pihaknya memang diminta mengisi salah satu kolom permintaan, dipublikasikan atau tidak.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved