Breaking News:

Berita nasional

Forum Alumni Kelompok Cipayung Sampaikan Dukungan Moral kepada Pemerintahan Jokowi

Forum Alumni Kelompok Cipayung menyampaikan dukungan moral kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan tugas konstitusionalnya

Penulis: Bambang Putranto | Editor: Bambang Putranto
Istimewa/tribunnews.com
Forum Alumni Kelompok Cipayung sampaikan dukungan moral kepada Presiden Joko Widodo melalui Mensesneg Pratikno. Dari kiri ke kanan: Febry C Tetelepta (Ketua Umum PNPS GMKI), Hermawi Taslim SH (Ketua Umum Forkoma PMKRI), Ahmad Muqowam (Ketua Umum IKA PMII), Ahmad Basarah (Ketua Umum PA GMNI) - Mensesneg Pratikno, Korpres MN KAHMI Viva Yoga Mauladi. 

Wartakotalive.com, Jakarta - Forum Alumni Kelompok Cipayung menyampaikan dukungan moral kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menuntaskan tugas konstitusionalnya, terlebih dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan dalam diskusi politik terbatas antara pimpinan lima organisasi Alumni Kelompok Cipayung dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Sekretariat Negara Jakarta pada Senin (9/8).

Lima organisasi tersebut adalah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII), Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI), Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Forkoma PMKRI) dan Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PS GMKI).

Kelompok Cipayung merupakan forum kerja sama lima organisasi mahasiswa ekstra kampus yang bersikap "kritis" pada dekade 1980-an.

Forum alumni tersebut menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo adalah pemerintahan yang sah dan konstitusional sebagai hasil pilihan rakyat dalam pemilu presiden yang demokratis pada tahun 2019.

Oleh karenanya Presiden Jokowi memiliki legitimasi dan legalitas konstitusional untuk menjalankan kekuasaan pemerintahan nasional sebagaimana amanat UUD NKRI 1945 termasuk dalam upaya melindungi bangsa Indonesia dari bahaya pandemi Covid-19.

Juru bicara Forum Alumni Kelompok Cipayung, Ahmad Muqowam mengatakan bahwa Presiden Jokowi memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk menggerakkan roda pemerintahan pusat dan daerah beserta segenap elemen masyarakat Indonesia untuk bergotong royong mengatasi pandemi Covid-19.

“Presiden Joko Widodo kami minta untuk tidak ragu-ragu mengambil kebijakan yang konstitusional, koordinatif, sinergis, dan menjalankan fungsi serta wewenang pemerintahan yang cepat, tepat dan efektif, utamanya dalam mengoordinasikan sinergitas dengan pemerintah daerah dan segenap elemen masyarakat lainnya,” ungkap Muqowam dalam pernyataan tertulis yang diterima Wartakotalive.com, Selasa (10/8/2021).

Forum Alumni Kelompok Cipayung juga mendukung Pemerintah dalam upaya melakukan dialog dan edukasi secara terus-menerus kepada segenap lapisan masyarakat agar selalu disiplin dan menegakkan protokol kesehatan secara ketat yang sangat diperlukan bagi upaya penanganan pandemi Covid-19.

"Selain itu kami juga mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya langkah-langkah pemerintah dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yang telah terbukti menunjukkan hasil yang semakin baik, dengan ditandai penurunan kasus Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia,” kata Muqowam.

Pimpinan lima organisasi tersebut adalah Viva Yoga Mauladi (Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI), Hermawi Taslim (Ketua Umum Forkoma PMKRI), Febri Calvin Tetelepta (Ketua Umum PS GMKI), Ahmad Basarah (Ketua Umum PA GMNI), dan Ahmad Muqowam (Ketua Umum IKA PMII).

Mensesneg Pratikno menyambut baik gagasan dan prakarsa Forum Alumni Kelompok Cipayung atas dukungan moral dan politik kepada pemerintah untuk terus fokus bekerja menjalankan amanat penderitaan rakyat khususnya akibat pandemi Covid-19 ini.

“Dalam situasi cobaan pandemi Covid 19 ini, daya tahan bangsa Indonesia diuji, sistem pemerintahan kita juga diuji, kohesifitas dan kerja sama antara pemerintah dan rakyatnya juga sedang diuji, apakah bangsa kita akan memenangkan perang melawan Covid-19 ini atau tidak? Hal yang sama juga sedang terjadi di semua pemerintahan negara- negara di dunia karena pandemi Covid-19 ini adalah hal yang baru pertama kali dialami oleh semua bangsa di dunia,” kata Pratikno.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved