Breaking News:

Banjir Tangerang

Diguyur Hujan Deras, Pasutri Warga Periuk Ini Berjaga-jaga Semalam Suntuk Takut Rumahnya Kebanjiran

"Semalem itu di jalan depan rumah, sudah setinggi dengkul bahkan paha orang dewasa. Apabila naik sedikit lagi, itu pasti masuk kerumah saya,"

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Suasana Komplek Garden City yang masih digenangi banjir setinggi paha orang dewasa hingga siang hari. Lokasi komplek yang masih digenangi banjir berada persis di sebelah Kali Ledug, yang pembangunan tanggulnya belum terselesaikan.   

WARTAKOTALIVE.COM, PERIUK --- Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang  pada Senin (9/10/2021) malam, membuat sejumlah lokasi permukiman warga terendam banjir.

Salah satu daerah yang masih terendam banjir hingga Selasa (10/8/2021) adalah Komplek Garden City, Kecamatan Periuk, Tangerang dengan ketinggian banjir mencapai paha orang dewasa.

Sarmi, warga blok H komplek tersebut, bersama suami mengaku cemas dengan kondisi hujan deras yang turun cukup lama hingga berjam-jam. 

Oleh sebab itu, semalam suntuk pasangan suami istri (pasutri) ini terus berjaga untuk mengantisipasi apabila tinggi banjir semakin naik yang dapat memasuki rumahnya.

"Semalem itu di jalan depan rumah, sudah setinggi dengkul bahkan paha orang dewasa. Apabila naik sedikit lagi, itu pasti masuk kerumah saya," ujar Sarmi saat diwawancarai Wartakotalive.com, Selasa(10/8/2021).

"Setiap setengah jam sekali, saya selalu nengok dari jendela, buka pintu rumah, buat pastiin air udah naik atau belum," imbuhnya.

Hal tersebut dilakukan Sarmi, karena Ia merasa trauma, akan kejadian banjir yang terjadi pada Februari 2021 lalu, yang telah menghancurkan seluruh barang dirumahnya.

"Saya sama suami tidak tidur semalaman, buat jaga-jaga, sudah trauma soalnya saya. Bulan Februari lalu, banjir disini gede banget itu sampe masuk kedalam rumah sampe setinggi perut," kata Sarmi.

Menurutnya, banjir yang sering terjadi di wilayahnya itu disebabkan karena luapan air yang berasal persis disebelah komplek mereka, yakni Kali Ledug.

Akibatnya, setiap hujan turun minimal daerah komplek mengalami banjir setinggi mata kaki, sehingga sangat menyulitkan aktivitas warga setempat.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved