Breaking News:

Banjir Setinggi Paha Orang Dewasa Rendam Garden City Hingga Siang Hari, Warga: Kapan Ditanggul?

Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang hingga beberapa jam tadi malam, membuat sejumlah wilayah direndam banjir.

Wartakotalive.com
Suasana Komplek Garden City yang masih digenangi banjir setinggi paha orang dewasa hingga siang hari. Lokasi komplek yang masih digenangi banjir berada persis di sebelah Kali Ledug, yang pembangunan tanggulnya belum terselesaikan.   

WARTAKOTALIVE.COM, Periuk - Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang hingga beberapa jam tadi malam, membuat sejumlah wilayah direndam banjir.

Salah satu daerah yang masih terendam banjir hingga saat ini adalah Komplek Garden City, Periuk, Tangerang yang ketinggian banjir masih mencapai paha orang dewasa.

Sarmi, warga blok H komplek tersebut mengaku cemas dengan kondisi hujan deras yang turun cukup lama hingga berjam-jam. 

Baca juga: Sungai Cidangder Bogor Meluap, 32 Rumah Warga dan Pondok Pesantren Dihuni 70 Santri Terendam Banjir

Oleh sebab itu, semalam suntuk dirinya dan suaminya terus berjaga untuk mengantisipasi apabila tinggi banjir semakin naik yang dapat memasuki rumahnya.

"Semalem itu di jalan depan rumah, sudah setinggi dengkul bahkan paha orang dewasa. Apabila naik sedikit lagi, itu pasti masuk kerumah saya," ujar Sarmi saat diwawancarai Wartakotalive.com, Selasa(10/8/2021).

"Setiap setengah jam sekali, saya selalu nengok dari jendela, buka pintu rumah, buat pastiin air udah naik atau belum," imbuhnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ratusan Rumah Warga Bantaran Kali Ulu Terendam Banjir Hingga 1,2 Meter

Hal tersebut dilakukan Sarmi, karena Ia merasa trauma, akan kejadian banjir yang terjadi pada Februari 2021 lalu, yang telah menghancurkan seluruh barang dirumahnya.

"Saya sama suami tidak tidur semalaman, buat jaga-jaga, sudah trauma soalnya saya. Bulan Februari lalu, banjir disini gede banget itu sampe masuk kedalam rumah sampe setinggi perut," kata Sarmi.

Menurutnya, banjir yang sering terjadi di wilayahnya itu disebabkan karena luapan air yang berasal persis disebelah komplek mereka, yakni Kali Ledug.

Akibatnya, setiap hujan turun minimal daerah komplek mengalami banjir setinggi mata kaki, sehingga sangat menyulitkan aktivitas warga setempat.

Baca juga: Hujan Sebentar, Permukiman Warga Cipinang Melayu Terendam Banjir hingga Setengah Meter

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved