Breaking News:

Berita Tangsel

Perayaan Tahun Baru Islam Tanpa Pawai Obor, Benyamin Davnie: Lebih Baik Berzikir dan Doa Saja

"Saya juga harapkan perayaan 1 Muharam diimbau tidak ada pawai obor, arak-arakan, terus berzikir dan doa saja," katanya di Balai Kota Tangsel

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Dok. Humas Kominfo Kota Tangsel   
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kiri) dan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan (kanan) saat menggelar doa dan dzikir bersama Forkopimda jelang perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT --- Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie melarang adanya kegiatan perayaan menyambut malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam yang jatuh pada tanggal 10 Agustus 2021.

Menurutnya larangan kegiatan perayaan dilakukan dalam rangka upaya menghindarkan kerumunan yang terjadi di masyarakat saat penularan dan penyebaran infeksi Covid-19 masih masif terjadi. 

Ditambah, malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang masih berlaku di wilayah kerjanya. 

"Saya juga harapkan perayaan 1 Muharam diimbau tidak ada pawai obor, arak-arakan, terus berzikir dan doa saja," katanya di Balai Kota Tangsel, Ciputat, Senin (9/8/2021).

Sementara itu dilansir dari akun instagram @humaskotatangsel, kegiatan doa bersama secara virtual digelar oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Senin, 9 Desember 2021. 

Langkah tersebut dilakukan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam yang jatuh pada Selasa, 10 Agustus 2021.

Akun tersebut memaprkan kegiatan doa bersacara virtual itu mengambil tema 'Bersimpuh Kepada Allah Memohon Bebas dari Pandemi Covid-19'.

"Agar senantiasa berdoa dan berikhtiar dalam menghadapi pandemi Covid-19, tak hanya usaha lahiriyahnya yang kita lakukan tetapi usaha batiniah perlu ditingkatkan," ucap Benyamin dalam sambutannya pada kegiatan tersebut. 

Ia juga berpesan agar momentum Tahun Baru Islam menjadi awal untuk memperbaiki hal-hal yang kurang dari sebelumnya serta penguatan tali persaudaraan dengan keyakinan bersama mampu melewati pandemi covid-19.

Baca juga: Ingin Tahu Ciri-ciri Hewan Anda Terpapar Covid-19, Simak Penjelasan Lengkap Ketua PDHI

Baca juga: Miris! Warga Curug Cimanggis Depok Mengeluh, Terima BST Rp 600 Ribu Dipotong Rp 200 Ribu per KK

Baca juga: Terima Beras 10 Kilogram dari Pemerintah, Warga Angke Tambora: Kutunya Banyak Jadi Harus Dijemur

Baca juga: Bulog Tarik Beras Bantuan PPKM Berkutu dan Berbatu di Tambora, Budi Waseso Janji Mendata

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved