Breaking News:

Bansos Depok

Kasus Pemotongan Dana BST, AKBP Yogen: Akan Gelar Perkara, Apakah Lanjut ke Penyidikan atau Tidak

Sejauh ini, Yogen mengatakan pihaknya telah memanggil seorang warga yang mengaku BST yang diterimanya akan dipotong oleh pengurus RT.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Dok. Pos Indonesia
ILUSTRASI -- Salah satu tahapan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) oleh PT Pos Indonesia berlangsung pada Minggu (18/7/2021) di Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIMANGGIS --- Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Depok menangangi kasus dugaan pemotongan dana bantuan sosial tunai (BST) yang dialami warga di RT 01/10, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, saat ini proses tersebut sudah dalam penanganan pihaknya.

"Kasus pemotongan dana BST oleh Ketua RT di Kelurahan Curug sedang di lidik oleh Unit Krimsus," papar Yogen saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/8/2021).

Sejauh ini, Yogen mengatakan pihaknya telah memanggil Dd, seorang warga yang mengaku BST yang diterimanya akan dipotong oleh pengurus RT.

"Kemarin Jumat kemarin kita sudah melakukan pemanggilan terhadap ketua RT dan warga warga yang lain,"

"Nanti kan kita akan gelar perkara, apakah kasus ini bisa lanjut ke penyidikan atau enggak," ujar Yorgen.

Kasus ini mencuat setelah adanya seorang warga yakni berinisial Dd yang mendapat BST dari Kementerian Sosial namun terancam dipotong sebesar Rp 400.000.

Padahal harusnya, Dd mendapatkan BST secara utuh sebesar  Rp 600.000.

Namun dipaksa untuk menyerahkan Rp 400.000 dengan alasan diberikan kepada warga yang tak dapat BST. 

Sehingga dana BST hasil potongan dari warga penerima itu rencananya kata Ketua RT 01 akan dibagikan kepada warga yang lainnya.

"Iya benar ada pemotongan itu, tapi yang saya dengar dipotongnya Rp 200.000 per warga yang menerima BST," tutur warga berinisial Bd tetangga Dd saat ditemui di RT03/RW10 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Miris! Warga Curug Cimanggis Depok Mengeluh, Terima BST Rp 600 Ribu Dipotong Rp 200 Ribu per KK

Baca juga: Terima Beras 10 Kilogram dari Pemerintah, Warga Angke Tambora: Kutunya Banyak Jadi Harus Dijemur

Baca juga: Bulog Tarik Beras Bantuan PPKM Berkutu dan Berbatu di Tambora, Budi Waseso Janji Mendata

Baca juga: VIRAL Vaksin Kosong di Sekolah IPEKA Pluit Timur, Orangtua Siswa: Khawatir Pasti Ada, Ini kan Bahaya

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved