Cerita Kapolsek Pasar Rebo Ungkap di Pos Penyekatan, Panas Dingin Dihadapi Bersama Petugas Gabungan

Kapolsek Pasar Rebo Kompol Martson Marbun mengungkap suka duka selama berjaga di pos penyekatan bersama petugas gabungan.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Miftahul Munir
Kapolsek Pasar Rebo Kompol Martson Marbun menceritakan suka duka berjaga di pos penyekatan PPKM Level 4 di wilayahnya, Senin (9/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR REBO - Hari terakhir penyekatan kendaraan di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur sepi dari penjagaan aparat gabungan, Senin (9/8/2021).

Selama satu bulan lebih, aparat gabungan memiliki suka dan duka berjaga di pos penyekatan.

Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Martson Marbun mengatakan, duka selama berjaga di pos penyekatan adalah semua anggota harus menahan panas sinar matahari.

Baca juga: PPKM Darurat Hari Terakhir, Aparat Gabungan Tidak Periksa Kendaraan Pos Penyekatan Jalan Raya Bogor

"Kemudian kalau malam hari itu kan anggota tetap berjaga ya, mereka pasti kedinginan, belum lagi kalau hujan tambah dingin kan," kata Marbun kepada Wartakotalive.com.

Sementara suka saat menjaga pos penyekatan yaitu anggotanya bisa mencegah penyebaran Covid-19 di Jakarta Timur.

Karena semua kendaraan yang tidak mempunyai kepentingan dan tidak bekerja di sektor esensial serta kritikal bakal diputar balikan.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Jalan Raya Kalimalang Macet, Begini Kata Petugas Pos Penyekatan Lampiri

Sehingga anggota yang berjaga di pos penyekatan dapat menyelamatkan banyak nyawa warga Jakarta Timur.

"Kalau suka kita banyak ya, karena kita dapat bersinergi dengan aparat gabungan," tutur dia.

Bima pengendara sepeda motor di Jalan Raya Bogor berharap hari ini adalah PPKM darurat terakhir diterapkan Pemerintah Pusat.

Baca juga: Pos Penyekatan PPKM di Jalan RS Fatmawati Jakarta Selatan Dilonggarkan

Dengan begitu pos penyekatan di Jalan Raya Bogor tidak diberlakukan lagi oleh aparat gabungan.

"Karena tidak efektif juga, di awal-awal kenceng pemeriksaannya, ke sini-sini lolos saja enggak ada yang periksa," kata dia.

Menurut dia, petugas gabungan sudah mulai lelah melakukan pengawasan di pos penyekatan.

Karena memang di pos penyekatan banyak kendaraan yang melintas dan petugas satu persatu memeriksanya.

Baca juga: Pemerintah Diminta Setop Penyekatan Mobilitas Warga, Lebih Baik Gencarkan Testing dan Tracing Gratis

"Kalau diperiksa terjadi antrean kendaraan dan biki  macet, sama aja penumpukan kendaraan itu bikin penyebaran Covid-19," jelas dia.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved