Breaking News:

Berita Nasional

Buka Peluang Usaha & Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Ajak Milenial Kembangkan Ekonomi Kreatif Nasional

Buka Peluang Usaha dan Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Ajak Milenial Kembangkan Ekonomi Kreatif Nasional. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno ketika melepas 30 orang siswa berprestasi di The Kaldera Geopark Danau Toba, Sumatera Utara pada Sabtu (27/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Walau terkontraksi sejak covid-19 mewabah di Indonesia, sektor ekonomi kreatif masih menyimpan potensi yang dapat dikembangkan.

Bahkan, sejumlah sub sektor ekonomi kreatif seperti aplikasi hingga game justru meningkat signifikan selama pandemi covid-19.   

Peningkatan tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menjadi bukti besarnya potensi yang dimiliki sektor ekonomi kreatif.

Oleh karena itu, dirinya mengajak kalangan milenial untuk berinovasi dan berkolaborasi untuk menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat. 

"Ekonomi kreatif tentu mengalami kontraksi sebesar 2,39 persen di tahun 2020 dengan jumlah tenaga kerja yang sedikit turun. Tapi kalau kita lihat ada pandemic winner, yaitu sisi aplikasi, Grab, Gojek, Traveloka dan lain sebagainya," ungkap Sandiaga Uno dalam webinar bersama Universitas Paramadina Jakarta pada Senin (9/8/2021).

"Itu tandanya kita bisa kembangkan kuliner, kriya dan fesyen ini masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital kita akan mampu untuk mencetak lebih banyak pandemic winners," tambahnya.

Dalam webinar bertajuk 'Membangun Ekosistem Ekonomi Kreatif Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru' itu Sandiaga Uno menyampaikan paparan tentang potensi sekaligus program pengembangan bisnis ekonomi kreatif bagi kalangan milenial.

Kalangan milenial yang kini merupakan generasi mayoritas dari populasi Indonesia diharapkannya dapat mengambil kesempatan dalam ekonomi kreatif.

Baca juga: Tidak Kunjung Jera, Hotel G2 Kembali Tawarkan Belasan Terapis Siap Dibooking di Tengah Masa PPKM

Sebab, tak hanya kuliner, fesyen dan kriya, terdapat 14 sub sektor ekonomi kreatif lainnya yang kini sangat berkembang pesat, antara lain aplikasi, permainan, musik, film animasi, video, periklanan, arsitektur sampai seni rupa.

Nilai sub sektor ekonomi kreatif tersebut pun ditargetkan sebesar USD 140 miliar pada tahun 2025 mendatang.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved