Breaking News:

eSports

Akun Tim eSports DTS-nya Diretas, Budi Oktavianes Mengaku Rugi Ratusan Juta Rupiah

Seiring demam esports (olahraga elektronik) akhir-akhir ini, peretasan pun turut terjadi dan mengincar akun-akun game ternama.

Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Valentino Verry
Akun Tim eSports DTS-nya Diretas, Budi Oktavianes Mengaku Rugi Ratusan Juta Rupiah
Warta Kota/ign agung nugroho
Budi Oktavianes penggiat eSports dan pemilik tim eSports DTS.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seiring demam esports (olahraga elektronik) akhir-akhir ini, peretasan pun turut terjadi dan mengincar akun-akun game ternama.

Seperti diungkapkan penggiat eSports dan pemilik tim eSports DTS, Budi Oktavianes. Ia mengaku baru-baru ini telah menjadi korban peretasan.

Baca juga: Jangan Sembarangan! Ini Cara yang Benar Bersihkan Kamar Bekas Pasien Isolasi Mandiri

Akun Mobile Legends (ML) miliknya diretas dan mengklaim telah mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Pasalnya, akun ML miliknya sudah terbilang akun 'sultan' dengan skin sekitar 400 lebih.

Kejadiannya, menurut Budi terjadi pada 5 Agustus 2021 lalu. Dia menduga akunnya yang dihack telah diincar hacker sejak lama.

"Akun saya ini sekaligus leader di akun DTS esports dgn ID 16819, squad verified saya dipindahkan ke akun baru," ujarnya, Minggu (8/8/2021).

"Dan akun saya juga sudah diganti namanya. Akun ML saya yang di hack namanya awal DTS | Buddy," imbuhnya.

"Kronologis akun saya hilang itu pas kemaren siang lagi enak main lalu mendadak log out sendiri device-nya," ujarnya lagi.

Baca juga: Viral Aksi Heroik Pedagang Mainan di Bekasi Hadang Begal hingga Sepedanya Rusak

"Saya kaget. Terus pas login lagi udah ga bisa dibuka. Jadi semua akun medsos yang terkait dilepas dari akun ML saya padahal ada 4 kaitan akun berbeda dilepas serentak. Akun Top Global di Game Mobile Legends saya dihack kemaren siang," lanjut Budi.

Budi menduga akun ML miliknya bisa diretas, karena sang hacker memanfaatkan celah yang ada di gim besutan Moonton tersebut. 

"Saya berharap ada perbaikan sehingga tidak merugikan para pegiat esports," katanya.

Dan yang lebih meresahkan Budi, sang hacker kemudian meminta uang tebusan ratusan juta rupiah agar akunnya bisa kembali.

"Tujuan hacker ini adalah minta tebusan uang yang sudah pasti bakal ditebus dengan cara minta tolong mereka untuk jasa pengembalian akun dengan biaya yang sangat mahal," ungkap Budi.

Baca juga: Pedagang Karangan Bunga Pasar Cikini Mengeluh Sepi, meski Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat

Dan ia pun menduga, meski sang hacker meminta tebusan uang ratusan juta, Itupun tidak pasti akun itu bisa kembali ataupun tidak. 

"Ini seperti pemerasan dengan modus nyandera akun besar. Saya berharap akun saya balik lagi karena ini akun perjuangan," kata Budi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved