Breaking News:

Wali Kota Tangsel Minta Polisi Tangkap Maling yang Preteli Ekskavator Penggali Makam TPU Jombang

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan pihaknya bakal meminta pihak kepolisian mengusut tuntas aksi pencurian suku cadang alat berat tersebut. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Murtopo

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Aksi pencurian terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang menjadi lokasi khusus pemulsaraan khusus jenazah infeksi covid-19.

Aksi pencurian tersebut menyasar suku cadang alat berat Eskavator yang digunakan untuk menggali lubang makam khusus jenazah infeksi covid-19.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan pihaknya bakal meminta pihak kepolisian mengusut tuntas aksi pencurian suku cadang alat berat tersebut. 

"Kelewatan, baik saya akan minta Pak Kapolres untuk menyelidiki dan tangkap ini (pelaku-red)," katanya saat ditemui di Balai Kota Tangsel, Ciputat, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Onderdil Eskavator di TPU Jombang Ciputat Dicuri, Polres Tangsel Tunggu Laporan dari Dinas PU

Baca juga: Benyamin Davnie Minta Segera Diselidiki Pencurian Onderdil Ekskavator TPU Jombang

Baca juga: Onderdil Eskavator di TPU Jombang Dipereteli Maling, Proses Penggalian Makam Covid-19 Terganggu

Sebelumnya, insiden pencurian menimpa lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) khusus jenazah infeksi covid-19. 

Kepala TPU Jombang, Tabroni mengatakan insiden pencurian suku cadang alat berat Ekskavator itu diduga terjadi pada Sabtu, 31 Juli 2021. 

Pasalnya, ia bersama petugas pengelola makam baru menyadari aksi pencurian tersebut pada Minggu, 1 Juli 2021. 

"Kronologis kejadiannya itu kita tahu di hari Minggu jam 10.00 pagi tukang gali menginformasikan bahwa alat berat Beco tersebut beberapa bagian hilang," kata Tabroni. 

Baca juga: VIDEO Ini Tampang Pencuri Uang Setoran Sopir Truk di Cengkareng yang Masih Diburu Polisi

"Dia menginformasikan ke saya bahwa bukan hanya gear boks tapi panel-panel komputer itu yang di dalam. Terjadi kerusakan pintu sehingga dia bisa masuk ke dalam kabin dashboard tersebut," lanjutnya. 

Tabroni menuturkan akibat insiden tersebut pihaknya tak dapat melakukan operasional penggalian lubang makam khusus jenazah infeksi covid-19. 

Hak tersebut ditengarai suku cadang pada eskvataor tersebut yang hilang hingga tak dapat diopersikan. 

Baca juga: VIDEO Polisi dan Pengendara Vixion Kejar-kejaran di Sukoharjo Bak Film Aksi, Inilah Penyebabnya

"Tidak bisa, sistem komputernya tidak ada, gearbox untuk rodanya tidak ada. Kami kan ada ekskavator, ekskavator ini memang sebenarnya diperbantukan di zona dua," ungkapnya. 

Adapun Tabroni mengaku pihaknya tengah melaporkan insiden pencurian tersebut kepada Polres Tangsel. 

"Saya sudah datang ke Polres Tangsel. Tetapi, karena alat ini pinjam dari dinas lain yaitu Dinas PU saran dari Reskrim Polres Tangsel itu, dinas PU yang mengetahui nominal akibat dari pencurian itu kisaran harga kerugian berapa jadi kami kembali dan menyarankan PU yang melapor untuk melaporkan kerugian tersebut," pungkasnya. (m23)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved